Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Aksi Penyuluh Anti Narkoba Berkostum Superhero di SMPN 1 Geyer Grobogan Bikin Heboh Siswa

MURIANEWS.com, Grobogan – Acara sosialisasi Gerakan Anti Narkoba di SMPN 1 Geyer berlangsung meriah dan penuh gelak tawa, Kamis (25/7/2019). Ini terkait kehadiran dua penyuluh yang mengisi sosialisasi dengan kostum unik. Yakni, memakai pakaian superhero dan mengenakan blangkon.

Tak ayal, begitu masuk ke lokasi sosialisasi, keduanya langsung mendapat sambutan meriah dari ratusan siswa. Bahkan, tidak sedikit yang langsung minta foto dengan kedua narasumber sosialisasi tersebut.

Kedua narasumber yang berkostum nyleneh itu adalah penyuluh dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sukoharjo Agus Widanarko alias Danar. Satu lagi adalah mantan pengguna dan pecandu narkoba Hilarius Mukti Catur Nugroho atau lebih dikenal dengan nama Tatung yang sekarang bekerja sebagai guru bimbingan konseling di salah satu SMK swasta di Surakarta.

“Sengaja kami pakai kostum seperti ini karena masih dalam nuansa Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli. Dengan kostum begini kita ingin beri kejutan pada pelajar sehingga suasana penyuluhan tidak membosankan tetapi jadi menyenangkan. Terbukti, ketika kami datang tadi, suasananya langsung jadi heboh,” kata Danar.

Menurut Danar, materi penyuluhan anti narkoba untuk pelajar akan terasa berat jika diberikan dengan konsep biasa. Supaya pelajar betah, ia menggunakan gabungan konsep edutainmet edukasi dan entertainment. Bentuknya bisa dilakukan dengan berkostum, bermusik, atraksi dan stand up komedi.

“Kita hari ini juga bawa satu koper peralatan sulap, lho. Untuk penyuluhan pada pelajar ini kita akan cari terobosan terus biar acaranya menyenangkan sehingga materi yang disampaikan bisa ditangkap,” cetusnya.

Sebelum di SMPN 1 Geyer, Danar dan Tatung juga melangsungkan sosialisasi gerakan anti narkoba di dua lokasi. Yakni, SMPN 1 Kedungjati, dan SMPN 1 Kradenan.

Dalam sosialisasi itu, Danar menyampaikan, banyak efek negatif yang muncul dari perbuatan mengkonsumsi narkoba. Sebab, zat yang terkandung didalamnya bisa menimbulkan gangguan daya pikir.

Penyalahguna narkoba bisa disebabkan oleh faktor psikopat, depresi, gangguan kecemasan dan disfungsi keluarga. Selain itu, faktorreaktif juga bisa jadi pemicunya. Yakni, rasa ingin tahu, lingkungan, bujukan teman atau jebakan.

Menurutnya, secara ringkas, narkoba adalah zat yang bisa mempengaruhi alam pikiran atau perilaku (jiwa). Soalnya, orang yang kena pengaruh narkoba akan berani melakukan tindakan yang tidak baik tanpa bisa dikendalikan. Seperti, mencuri, melanggar disiplin dan aturan, bolos, hingga meninggalkan ibadah.

“Pengaruh narkoba ini memang sangat bahaya. Untuk itu, jauhi penggunaan narkoba karena banyak efek negatifnya. Saya juga pesan pada para guru untuk menjaga anak didiknya supaya tidak terjerat narkoba,” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...