Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati: Pembangunan Jalur Pedestrian di  Kudus Berkiblat Pada Malioboro 

MURIANEWS.com, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil mengatakan pembangunan jalur pedestrian di Kudus nantinya akan berkonsep seperti Malioboro Yogyakarta.  Selain nyaman untuk dikunjungi, lokasi yang nyaman dan aman bagi kaum difabel juga diharpkan bisa tercipta.

Pusat kuliner juga dimungkinkan bisa berkembang pada area tersebut. Penataan serta pengkajian tentunya akan dilakukan, supaya tidak menghilangkan fungsi utama pedestrian. Yakni untuk berjalan kaki masyarakat.

“Sudah saatnya Kudus punya trotoar dan kawasan jalur pedestrian yang representatif,” kata Tamzil saat menjadi narasumber Jagong Pelataran bersama PWI Kudus dengan tema Masa Depan Pedestrian Kudus, Rabu (24/7/2019) semalam.

Baca Juga: Pemkab Kudus Alokasikan Rp 90 Miliar Bangun Kawasan Pedestarian di Kota Kretek

Ia menjelaskan, rintisan tersebut dimungkinkan akan dimulai pada tahun 2020 mendatang. Pembangunan akan dimulai pada dua titik, yakni pada Jalan Sunan Kudus dan Jalan Lingkar Utara Panjang. Sedang Jalan Loekmono Hadi dan Jalan Dokter Ramelan akan menyusul setelahnya.

“Kita kaji serinci mungkin supaya tidak ada pihak yang dirugikan nantinya,” lanjut Tamzil.

Khusus pedestrian di Jalan Sunan Kudus, dimungkinkan akan terintegrasi dengan kawasan river tourism Kali Gelis. Penataan bantaran sungai juga segera dimulai. Mengingat lelang yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana telah rampung..

“Tahap awal pencanangan river tourism akan dianggarkan Rp 10 miliar,” lanjut Tamzil.

Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Heru Subiyantoko mengatakan, pendanaan pembangunan akan melalui APBN dengan alokasi anggaran mencapai Rp 70 miliar.

“Pengerjaan, ditargetkan pada tahun 2020 mendatang,” kata  Heru.

Panjang pedestrian pada sisi kiri dan kanan Jalan Lingkar Utara Panjang- perempatan UMK berada di angka 1,950 kilometer dengan lebar masing- masing 6 meter. Sedang di Jalan Sunan Kudus yang dimulai dari timur jembatan Sungai Gelis hingga barat Alun- alun Simpang Tujuh dengan panjang 570 meter.

“Taman, lampu hias, kursi, tempat cuci tangan, kuliner dan lahan parkir juga akan dibangun di sana,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...