Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Solo Tertipu Jaringan Pengganda Uang, Rp 50 Juta Amblas Diganti Uang Mainan

0 173

MURIANEWS.com, Solo – Aksi penipuan bermodus penggandaan uang kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah warga Nunukan, Kecamatan Banjarsari, Solo. Ia dikelabui tiga orang yang mengaku bisa melipatgandakan uangnya.

Uang yang dijanjikan diakui sebagai hasil ritual penarikan uang sisa milik seorang jenderal di masa lalu.

Alhasil, korban berinisial JK pun terhasut, dan memberikan uangnya sebesar Rp 50 juta untuk digandakan. Para pelaku menjanjikan bisa menggandakan uang tersebut menjadi Rp 100 juta.

Namun, yang dijanjikan para pelaku ternyata bualan. Korban memang diberikan uang segepok, namun tak semuanya asli. Hanya tujuh lembar pecahan Rp 100 ribu yang asli, sisanya hanyalah uang mainan.

Kini dua dari tiga pelaku penipuan berhasil dibekuk jajaran Polsek pasar Kliwon, Solo. Mereka adalah SW (50), warga Kabupaten Karanganyar, dan RY (46), warga Kabupaten Sragen.

Saat ini, polisi masih memburu satu orang lagi. Satu orang yang sudah diketahui identitasnya itu disebut sebagai otak dari aksi penipuan tersebut.

“Sementara dua orang yang sudah tertangkap yakni SW dan RY mereka hanya kaki tangan dari pelaku yang saat ini masih buron,” kata Kapolsek Pasar Kliwon, AKP AKP Ariakta Gagah Nugraha, Rabu (24/7/2019).

Ia menyatakan, dua orang ini merayu korban agar mau menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta untuk digandakan menjadi Rp 100 juta.

Namun, ketika uang Rp100 juta itu dicek ternyata hanya uang mainan. Bahkan dalam uang mainan itu ada tulisan “telolet om”.

Untuk melancarkan aksi, kedua pelaku menunjukkan uang Rp 700.000 asli agar korban tertipu. Polisi menduga pelaku penipuan ini merupakan sindikat, sehingga pihaknya terus mengembangkan kasus ini.

Dari pengakuan kedua pelaku, SW dan RY, mereka juga merasa tertipu oleh J yang saat ini masih buron. Pasalnya, mereka dijanjikan komisi masing-masing Rp 25 juta apabila mendapat seseorang yang mau menukar uang Rp 50 juta.

“Saya juga tidak tahu uang dari J itu isinya mainan. Saya tahunya uangnya asli, setelah transaksi saya baru tahu kalau uangnya mainan,” akunya.

Meski demikian, polisi masih mengusut pengakuan keduanya. Polisi juga menjerat mereka dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP  tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya empat tahun kurungan penjara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.