Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ibu Penganiaya Anak Hingga Tewas di Boyolali Dikirim ke RSJ

0 75

MURIANEWS.com, Boyolali – Siti Wakidah (30), seorang ibu warga Kecamatan Ampel, Boyolali, yang diketahui melakukan penganiayaan hingga menyebabkan anaknya yang berumur 6 tahun tewas, ditahan polisi. Kini Siti, dikitim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Solo, untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Unit PPA Polres Boyolali mendampingi Siti ke RS, Selasa (23/7/2019). Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto menyatakan, pemeriksaan di RSJ untuk mengetahui apakah kondisi kejiwaan tersangka terganggu atau tidak.

“Kami membawa tersangka ke psikiater untuk mengetahui kejiwaannya, karena dia tega melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri hingga meninggal dunia,” kata Mulyanto, dilansir Antara.

Sebelum dibawa ke psikiater RSJ di Solo, tersangka menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di ruang PPA untuk mengetahui perlengkapan administrasi sebelum diperiksakan dokter psikiater di Solo.

Sebelumnya, tersangka Siti Wakidah telah melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri, yakni F (6) hingga meninggal dunia.

Baca: Bocah yang Makamnya Dibongkar Meninggal Disiksa Ibunya, Dicakar dan Kepala Dibenturkan Lemari

Bocah tersebut sempat dimakamkan di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, yang merupakan kampung halaman tersangka. Namun karena ada kecurigaan lantaran ditemukan banyak luka lebam di tubuh korban, makam bocah ini dibongkar pada Selasa (6/7/2019) untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil autopsi didapatkan bukti jika bocah tersebut meninggal karena penganiayaan. Selain itu, tersangka juga mengakui telah menganiaya anaknya dengan cara mencubit, memukul, mencakar, dan membenturkan kepala korban ke almari saat di rumahnya.

Dia mengatakan tersangka akhirnya mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan anak kandungnya sendiri hingga meninggal dunia. Tersangka juga diduga mengalami depresi karena faktor ekonomi dengan mengasuh tiga anak yang masih kecil-kecil.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.