Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Glapan Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

0 138

MURIANEWS.com, GroboganPeristiwa orang tewas kena sengatan listrik di areal sawah terjadi di Dusun Nangluk, Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Selasa (23/7/2019). Korban yang diketahui bernama Harnoto (21), warga setempat itu tewas setelah memegang kabel listrik untuk jebakan tikus.

Kapolsek Gubug AKP Sunaryomengatakan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh Fadholin (18), warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Fadholin yang lewat di sekitar lokasi sempat melihat ada orang dalam posisi tengkurap di tengah pematang sawah.

”Ia pun memanggil beberapa warga yang ada di sekitar lokasi untuk memeriksa kondisi orang tersebut. Setelah diperiksa, orang yang tengkurap di sawah tersebut adalah Harnoto, tetangganya sendiri,” katanya.

Saat itu, kondisi Harnoto sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, warga mengabarkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi kejadian yang merupakan areal persawahan yang sudah selesai dipanen tetapi masih ada kawat listrik untuk jebakan tikus.

Kawat listrik yang digunakan untuk jebakan tikus di areal sawah tersebut disalurkan dari rumah salah satu warga setempat yang jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi.

”Dari hasil pemeriksaan, terdapat luka bakar pada telapak tangan kiri korban. Luka itu diduga akibat memegang kawat listrik jebakan tikus tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kondisi korban masih mengenakan pakaian lengkap dan terdapat sejumlah barang milik korban yang ditemukan. Antara lain, satu buah HP, dan dompet berisi uang Rp 1,4 juta yang merupakan hasil penjualan sepeda motor.

”Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan atau kekerasan. Korban meninggal akibat terkena sengatan arus listrik. Saat ini, jenazah korban sudah kita serahkan pada pihak keluarganya untuk dimakamkan,” jelas Sunaryo.

Terkait dengan kejadian itu, Sunaryo sudah meminta pada perangkat desa setempat untuk menyampaikan peringatan pada warga agar tidak memasang listrik untuk mengatasi hama tikus. Tindakan tersebut bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.