Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Unisnu Jepara Kirim 506 Mahasiswa untuk KKN di 3 Kabupaten

MURIANEWS.com, Jepara – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Selasa (23/7/2019) melepas sejumlah mahasiswanya untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pelepasan mahasiswa KKN ini dilaksanakan di pendapa Kabupaten Jepara.

Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi mewakili Pemkab Jepara secara resmi melepas mereka untuk terjun di masyarakat.

Sebanyak 506 mahasiswa diterjunkan di beberapa wilayah di Kabupaten Jepara, Kudus dan Demak.

Di antaranya di Kecamatan Batealit, Kembang, Tahunan dan Welahan, Jepara. Selain itu juga ada yang akan diterjunkan ke wilayah Kecamatan Wedung, Demak dan Kecamatan Jati, Kudus.

Ketua Panitia Pelaksana KKN (PPKKN) Unisnu Tahun Akademik 2018/2019 Hadi Ismanto, kegiatan KKN Unisnu dimulai dengan kegiatan observasi dan assessment.

Dengan tahapan ini diharapkan akan ada sebuah gambaran mengenai potensi desa. Sehingga dari sana bisa diambil program apa yang cocok, terutama terkait dengan inovasi desa.

“KKN  Unisnu tahun ini digelar dua periode. Yang pertama di bulan Januari dan kedua di bulan Juli 2019. Selain di wilayah Kabupaten Jepara, kami juga sudah memulai di kabupaten lain di antaranya Kudus dan Demak,” ujar Hadi Ismanto, Selasa (23/7/2019).

Dian Kristiandi dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Unisnu. Menurutnya, dengan program ini Pemkab Jepara terbantu dalam upaya melaksanakan pembangunan daerah.

Menurut dia, mahasiswa adalah agent perubahan dalam kehidupan. Sehingga kehadiran mereka di desa-desa bisa ikut memberi arah perubahan yang baik bagi masyarakat.

Dikatakan juga, Jepara sebagai sebuah wilayah sebenarnya memiliki potensi luar biasa. Namun karena keterbatasan kapasitas dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)nya, membuat potensi ini belum bisa tereksplor secara maksimal.

Karena itu, kehadiran para mahasiswa dalam program KKN ini diharapkan bisa memberikan transfer ilmu dan pengetahuan kepada masayarakat.

“Mahasiswa tentu saja memiliki kecakapan dalam berbagai hal. Kehadiran mereka di desa-desa tentu saja akan membantu masyarakat untuk bisa mengembangkan desanya dan wilayahnya.Bagi mahasiswa, kegiatan ini tentu juga akan memberi pengalaman dalam mengaplikasikan ilmunya. Ini akan sama-sama memberi manfaat,” ujar Dian.

Para mahasiswa Unisnu akan melaksanakan KKN selama kurang lebih 40 hari terhitung mulai 23 Juli 2019 sampai dengan 2 September 2019, untuk program KKN Reguler. Sedangkan untuk program KKN Alternatif akan berlangsung sampai 60 hari dan berakhir hingga 20 September 2019.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...