Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Galian C di Jepara Runtuh, Satu Pekerja Tewas Tertimbun

0 596

MURIANEWS.com, Jepara – Sebuah kecelakaan kerja hingga menyebabkan korban jiwa terjadi di areal pertambangan galian C Dukuh Watu Anten, Desa Damarjati, Kalinyamatan, Jepara. Peristiwa ini terjadi pada Senin (22/7/2019) pagi dan menewaskan Nur Sahid (49), warga desa setempat.

Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Sumardi menyatakan, dari keterangan yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara), kecelakaan ini disebabkan karena longsornya tanah yang sedang digali.

Korban Nur Sahid pada saat itu sedang bekerja bersama dua orang rekannya Musakun (40) dan Tamaji (38). Mereka mulai berangkat kerja sekitar jam 05.30 WIB.

Ketiga orang ini memang sudah lama bekerja sebagai penambang galian C berupa batu untuk material bangunan. Saat kejadian, korban bersama dua rekannya sedang menaikan batu material ke atas dump truk. Ini adalah muatan untuk pertama kali di hari nahas itu.

“Saat baru memuat sekitar sepuluh ikrak ke dalam truk, tiba – tiba tebing tanah longsor. Korban tertimpa material galian C berupa tanah bercampur batu pada saat posisi jongkok dan terlentang sehingga mengakibatkan luka – luka dan meninggal dunia di TKP,” ujarnya.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung mendatangi TKP. Kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Setelah berhasil dievakuasi, jenasah sempat dibawa ke Puskesmas Kalinyamatan untuk diperiksa

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di Pukesmas Kalinyamatan, dr. Mustain korban dinyatakan mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya. Selain itu, korban diketahui mengalami patah tulang pada lengan kanan bagian atas. Runtuhan material yang menimpa tubuh korban, menjadi penyebabnya.

“Lokasi tambang Galian C tersebut milik H. Laksono warga Desa Pendosawalan, Kalinyamatan. Selama ini penambangan dilakukan dengan cara tradisional,” tambah Iptu Sumardi.

Jenasah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Rencananya jenasah korban akan langsung dimakamkan. Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian ini sebagai kejadian kecelakaan kerja.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.