Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bali Open 2019

Ganda Putri PTM Sukun Angkat Kaki dari Internasional Tenis Meja Bali Open 2019

MURIANEWS.com, Bali – Kekalahan ganda putra PTM Sukun Muhammad Ridho dan Doni Prasetya Aji diikuti pasangan ganda putri Lilis Indri berpasangan dengan Rofiana Nurul Sabila di babak 16 besar Internasional tenis meja Bali open 2019.

Pasangan andalan PTM Sukun itu harus rela angkat kaki dari ajang ini setelah ditaklukan oleh Lie Gui Tong berpasangan dengan Tian Jin Yu dari Guangzhou di GOR Merpati Denpasar Utara, Minggu (21/7/2019).

Jalannya pertandingan, di set pertama dan set kedua ganda putri PTM Sukun tak mampu mengembangkan permainan mereka. Mereka terus tertekan dengan gaya main dari Lie Gui Tong berpasangan dengan Tian Jin Yu. Hasilnya secara beruntun mereka kalah dengan skor 5:11 dan 9:11.

Pada set ketiga, pasangan kelas nasional itu mencoba bangkit. Keduanya berusaha untuk memperoleh kemenangan.

Hal ini berhasil mereka tunjukan. Pukulan-pukulan keduanya tak mampu dibalas oleh pemain asal Guangzhou. Hasilnya, Lilis dan Sabila menang 11:7.

Lilis dan Sabila mencoba untuk bangkit atas kemenangan di set ketiga. Permainan berimbang ditunjukan kedua pasangan ganda itu. Kejar-mengejar skor pun sempat terjadi. Namun Lilis-Sabila kurang beruntung pada pertandingan itu, hingga keduanya mengalami kekalahan dengan skor 12:14.

Manager PTM Sukun Heni Sandra Nurwati mengatakan, dari segi materi pemain Lie Gui Tong dan Tian Jin Yu dari Guangzhou memang lebih bagus dari pada pemain asal PTM Sukun. Hal ini menjadikan para pemain PTM Sukun kewalahan.

“Kita belum bisa mengimbangi mereka. Kita terutama banyak kaget saat menerima bola. Mereka kecepatannya bagus,” katanya.

Untuk itu ia meminta ke depan para pemain agar lebih meningkatkan permainan. Terutama pada power dan kecepatan permainan.

“Terutama Bila (Sabila) agar gaya mainnya yang semula dari bawah meja, agar diubah dari atas meja. Tadi pas di atas meja Bila bagus mainnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...