Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nostalgia Dadakan di Tempat KKN, Ganjar Teringat Kisah Cintanya dengan Siti Atikoh

0 516

MURIANEWS.com, Temanggung – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (20/7/2019), secara dadakan mengunjungi tempat ia mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bantir, Kecamatan Candiroto, Temanggung 25 tahun lalu.

Kunjungan ini pun membangkitkan ingatan nostalgia bersama Siti Atikoh saat masih gadis. Ternyata, saat itu Siti Atikoh yang kini jadi istrinya merupakan kawan satu kelompok KKN dengan Ganjar.

Bahkan bersama dengan anggota kelompok lain, Ganjar dan Atikoh tinggal satu atap di desa ini. Rumah milik almarhum Soekarno, mantan Kepala Urusan Pemerintahan Desa Bantirlah yang mereka tempati.

Hari ini dalam perjalanan menuju tempat wisata Jumprit, Ganjar yang mengendarai sepeda motor mampir ke rumah ini. Rumah yang ditempatinya waktu KKN saat kuliah di UGM Yogyakarta itu kondisinya sudah cukup tua.

Kedatangan Ganjar membuat heboh warga kampung. Tak terkecuali Siti Riyati, istri almarhum Soekarno, yang seolah tak percaya dikunjungi seorang gubernur.

Siti pun menceritakan bagaimana tingkah polah Ganjar dan kawan-kawannya. Termasuk kisah Ganjar dengan Siti Atikoh.

“Dulu KKN di sini bareng Bu Atik. Walah malah dadi bojone. Tahu-tahu kok malah dadi gubernur,” kata Mbah Siti.

Ketika dipersilahkan masuk, ingatan Ganjar seolah melayang ke tahun 1994 atau 25 tahun lalu, saat ia menghabiskan waktu di rumah itu.
“Ini rumahnya Pak Karno, sekarang ditempati anaknya, Mas Timbul. Kalau ini istri Pak Karno, Mbah Siti. Oalah ono fotoku to,” kata Ganjar.

Beberapa kamar dia buka pintunya. Lagi-lagi Ganjar nampak tersenyum sendiri seolah menyaksikan tingkah polahnya semasa KKN bersama kawan-kawannya.

Ganjar juga bercerita bagaimana dia punya banyak kenangan di tempat itu. Termasuk soal makanan yang selalu disajikan oleh Bu Siti.

Menurut Ganjar, semua jenis masakan yang disajikan Bu Siti selalu ia dan kawannya santap dengan senang hati. Kecuali satu jenis masakan, yakni lele goreng.

Padahal itu merupakan masakan istimewa yang hanya disajikan satu pekan sekali. Ternyata tak hanya Ganjar, semua teman-temannya tak ada yang mau menyantap. Termasuk Siti Atikoh pun enggan.

“Itu kan ibu ngambilnya lele dari kolam depan rumah. Nah di kolam itu setiap pagi saya BAB?” kata Ganjar yang langsung membuat seisi ruangan tertawa.

Namun Ganjar merasa ada yang sedikit kurang, karena anak almarhum Soekarno yang bermama Timbul tidak di rumah. Dia tengah ziarah ke Jawa Timur bersama rekan kerjanya. Menurut dia, Timbul dulu sering menemaninya tidur.

Setelah mengenang beberapa pertemuan dengan keluarga Soekarno itu, Ganjar lantas minta undur diri dan berjanji bakal kembali lagi.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.