Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lagi, Satnarkoba Amankan Empat Pengguna Sabu di Kudus

0 177

MURIANEWS.com, Kudus – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Kudus kembali mengungkap kasus penyalahan narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Kudus. Kali ini empat  orang pengguna ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Empat orang tersebut yakni NH (33), RB (53), SB (48), dan JB (42). Untuk tersangka NH dan RB merupakan warga Jepara, sedangkan SB dan JB merupakan warga Kudus. Mereka diringkus ketika sedang berkumpul di sebuah rumah singgah di Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus pada  Rabu (17/7/2019) sore.

Dari tangan para pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu bungkus klip kristal putih diduga sabu. Satu buah bong botol plastik, dua buah korek api, serta satu buah serokan dan sedotan plastik.

“Yang disita dari para tersangka merupakan alat perantara menikmati sabu,” ucap Kasatres Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi, Jumat (19/7/2019) pagi.

Sukadi menjelaskan, awal penangkapan keempat pelaku tersebut berbekal informasi dari berbagai sumber dan pengembangan kasus sebelumnya. Setelah diintai, penggrebekan keempat pelaku dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB di salah satu rumah kos di Desa Rendeng, Kudus. Saat digrebek, mereka hendak menikmati barang haram tersebut.

“Sesuai prosedur, kami menggledah kamar dan ditemukan barang bukti tersebut,” lanjutnya.

Keempat tersangka kemudian digiring ke Mapolres Kudus untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan kasus. “Mereka telah berada di Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan,” lanjutnya.

Akibat perbuatannya, mereka akan dikenakan Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf (a), atau Pasal 131,Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tentang  setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman dan/atau menyalah gunakan Narkotika Golongan I.

“Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.