Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kukuh, Atlet Panjat Tebing Pati Sabet 2 Emas-1 Perunggu di Kejurprov FPTI Jateng

MURIANEWS.com, Pati- Atlet panjat tebing dari Bumi Mina Tani persembahkan dua medali emas dan satu medali perunggu dalam kejuaraan provinsi (Kejurprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Wall Climbing FPTI Banyumas Komplek GOR Satria Purwokerto, belum lama ini.

Dia adalah Kukuh Aprilianto yang menyumbangkan medali dalam kejurprov ini. Tak tanggung-tanggung, pemuda yang karib dipanggil Kukuh ini mampu memborong medali di semua nomor yang diikutinya.

Ia merebut emas di nomor lead junior putra, juga medali emas di boulder junior putra dan medali perunggu di speed world record putra.

Kegemaran Kukuh pada olahraga ekstrem ini sudah dilakoninya semenjak duduk di kelas 2 SMP. Hobinya itu terus berlanjut hingga dia kuliah di Jurusan Kepelatihan Olahraga di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Wajar saja, jika Kukuh mampu mengantongi semua medali.

“Ada 26 nomor dan ada 5 kelompok umur sebagai klasifikasi yang dipertandingkan dalam kejurprov yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi FPTI Jawa Tengah kali ini. Dan kami sangat bersyukur dapat meraih dua medali emas dan satu perunggu di semua nomor yang diikuti Kukuh,” kata Ketua Harian FPTI Pati, Agus Armanto, Jumat (19/7/2019).

Perlu menjadi catatan, FPTI Pati hanya mengirmkan seorang perwakilan dalam kompetisi yang dihelat pada tanggal 10–14 Juli 2019 lalu itu. Dengan perolehan ini, Kabupaten Pati pun melesat jauh ke peringkat 5 untuk perolehan medali dari semua Kabupaten di Jawa Tengah.

“Atas prestasinya, pada bulan September 2019 nanti, Kukuh terpilih untuk mewakili Jawa Tengah di Kejurnas yang akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan pada 26 Juli-5 Agustus 2019,” ujarnya.

Dalam persiapannya, jawara panjat tebing asli Pati itu bakal mengikuti training center yang diselenggarakan FPTI Jawa Tengah di Wall Climbing FPTI Jateng pada 22–25 Juli 2019 mendatang.

“Kukuh ini orangnya pekerja keras, saat di Jogja dia semakin berkembang karena di sana sarana dan prasarana penunjangnya lengkap. Sehingga kemampuannya semakin meningkat,” lanjutnya.

Agus berharap Pemkab Pati memperhatikan nasib atlet-atlet daerah. Tidak muluk-muluk, tentunya dengan melengkapi sarpras penunjang, agar semakin bisa mengharumkan nama Pati di bidang olahraga, khususnya panjat tebing.

“Di Pati cuma ada wall climbing lead saja. Sehingga agak menjadi kendala untuk berprestasi di kategori-kategori lainnya. Ya harapannya lebih diperhatikan lah,” harapnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...