MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penyelundupan 30 Kg Ganja Digagalkan di Tol Semarang, Dikirim Pakai Bus Ekspedisi

0 821

MURIANEWS.com, Semarang – Tim Sat Resnarkoba Polrestabes Semarang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas pulau yang selama ini melakukan transaksi lintas pulau antara Jakarta hingga Bali. Dari pengungkapan itu, dua pelaku berhasil ditangkap.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 30 kg narkoba jenis ganja. Barang bukti ini didapatkan dari hasil penyergapan yang dilakukan di Tol Mayaran Semarang.

Puluhan kilogram ganja kering itu dikirim melalui jasa ekspedisi bus Safari Dharma Raya. Bahkan dalam penyergapan ini Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji dan Kasat Resnarkoba AKBP Bambang Yugo Pamungkas turun langsung untuk memimpin.

”Penangkapan dilakukan pada Jumat (12/7/2019) dini hari. Kami menghentikan bus yang kami curigai, dan memeriksa penumpang serta barang ekspedisi,” katanya dalam jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Kamis (18/7/2019).

Dari hasil pemeriksaan itu polisi menemukan paket mencurigakan pada bus jurusan Jakarta-Denpasar itu. Paket tersebut dikemas dengan selotip warna cokelat dan dibungkus dalam karung warna putih.

“Saat diperiksa ternyata isinya adalah ganja kering. Beratnya sekitar 30 kg. Kami periksa tujuan paket ini ternyata ke Sidoarjo, Jawa Timur,” ujarnya.

Polisi kemudian ditempatkan dalam bus untuk melacak pemilik paket tersebut sampai ke kantor ekspedisi bus Safari Dharma Raya di Surabaya. Dari sini polisi berhasil mengamankan dua pelaku, saat mengambil paket ganja kering tersebut.

Dua pelaku yang diamankan yakni Abdul Basir warga Sidoarjo dan Kukuk Endit P warga Blitar. Dari keduanya diketahui jika paket ganja itu dikirim oleh bandar bernama Aliong.

”Saat ini tim tengah melakukan pelacakan dan dia masuk dalam daftar pencarian orang,” ujar kapolrestabes.

Ia meyebut, jika peran dari dua orang yang ditangkap yakni sebagai perantara jual beli ganja. Mereka juga bertugas mengirimkan ganja-ganja tersebut kepada pemesan.

Penerima ini berperan sebagai oeprator yang akan mengedarkan narkoba ke berbagai daerah. “Peredaran Ganja tersebut meliputi wilayah Jawa Timur hingga Sumbawa,  NTB, Sulawesi Selatan,” terangnya.

Salah satu pelaku, Abdul mengaku jika mendapatkan keuntungan sebesar Rp 400 ribu dari setiap kilogram paket yang terjual. Menurutnya, jika 30 paket tersebut sudah dikirim semua maka ia mendapat upah Rp 12 juta.

”Saya tak tahu harga aslinya, karena hanya diperintah mengirimkan saja. Saya sudah dua kali ini. Kalau habis dapat Rp 12 juta,” akunya.

Dua pelaku kini diamankan di Mapolrestabes Semarang dan dijerat dengan pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya, lima tahun kurungan penjara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.