Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Makam Bocah 7 Tahun di Semarang Dibongkar Polisi, Diduga Korban Penganiayaan

0 313

MURIANEWS.com, Semarang – Makam seorang bocah berusia 7 tahun berinsial F di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Selasa (16/7/2019) dibongkar. Pembongkaran dilakukan oleh aparat Polres Boyolali untuk dilakukan autopsi, lantaran kematian bocah tersebut dianggap tidak wajar.

Bocah itu meninggal pada Kamis (11/7/2019) lalu di rumahnya di Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Jenazah bocah ini kemudian dimakamkan di hari yang sama di kampung halaman ibunya.

Namun setelah dilakukan pemakaman, muncul kecurigaan jika bocah tersebut meninggal akibat penganiayaan. Pasalnya di jenazah bocah malang itu ditemukan sejumlah luka lebam.

“Ada laporan jika F meninggal di rumahnya di Ampel dalam kondisi tidak wajar, karena ada bekas luka di tubuhnya. Untuk itu kami melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian F secara medis,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Mulyanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan, jika laporan tentang kecurigaan kematian bocah ini datang sehari setelah bocah itu dikebumikan. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumah saksi dan mencari bukti-bukti.

Salah satunya dengan membongkar makam bocah ini untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya. Untuk melakukan autopsi, pihak kepolisian menggandeng Dokkes Polda Jateng.

“Hari ini kami melakukan pembongkaran makam untuk dilakukan autopsi karena kematian bocah itu diduga akibat penganiayaan,” ujarnya.

Proses pembongkaran makam ini dijaga ketat aparat kepolisian. Warga sekitar juga berkerumun di sekitar pemakaman untuk menyaksikan proses autopsi dari jauh.

Hingga berita ini diturunkan belum diumumkan hasil autopsi tentang penyebab kematian korban. Hasil pemeriksaan ini yang nantinya akan menjadi dasar pihak kepolisian untuk melanjutkan kasus ini.

Namun dugaan sementara memang bocah ini meninggal akibat kekerasan. Pasalnya di sekujur tubuh korban ditemukan banyak luka lebam.

Luka lebam itu di antaranya ditemukan di bagian mata sebelah kiri, bagian telinga bahkan pipi kanan bengkak lebam kebiruan. Tak hanya itu pada bibir kanan terdapat bekas darah kering. Selain itu ditemukan banyak luka lebam seperti bekas cubitan, ada bekas luka dan darah mengering di perut sebelah kiri.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.