Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Jateng Siapkan Bonus Khusus untuk Rolling Guru dari SMA Favorit

0 236

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjanjikan bonus khusus pada guru berprestasi atau dari sekolah favorit untuk dirolling ke SMA lain di Jawa Tengah. Bonus ini diberikan sebagai pancingan dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan di Jateng dan mendukung sistem zonasi dalam PPDB.

Ganjar menyatakan, pihaknya akan menerapkan metode rolling yang berbeda. Yakni menawarkan kepada guru berprestasi untuk dirolling ke sekolah yang dianggap tak favorit guna meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

“Guru ini penting, nanti kita buat rollingan. Saya memakai metode begini, saya tawarkan guru yang merasa sukses untuk ngacung (tunjuk jari), guru yang memiliki kesadaran, dia merasa sukses di sekolah dan ingin masuk ke sekolah tujuan dan memiliki semangat agar sekolah itu maju di tangan saya, dan saya harus ke sana,” kata Ganjar, Selasa (16/7/2019).

Semangat percaya diri oleh guru tersebut nantinya yang akan diberikan insentif khusus. Ia menyebut, guru yang dirolling bukan karena alasan dibuang, melainkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di satuan pendidikan yang dituju.

”Maka yang confident, guru itu kita berikan insentif dan kita mesti fair. Bukan alasan dibuang,” jelasnya.

Saat ini Pemprov Jateng tengah melakukan upaya upgrade sistem informasi yang tengah disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng.

Kekuatan yang akan dihitung mulai dari kebutuhan sekolah yang akan diklasifikasikan, mulai dari infrastruktur gedung, laboratorium serta fasilitas belajar mengajar yang perlu ditambah.

Berkaitan kurikulum, Ganjar berharap harus lebih dalam lagi. Pihaknya pun akan mengecek beberapa sekolah agar tahu kondisi paska penerapan sistem zonasi dalam PPDB Online.

Selain itu, sekolah dan dinas harus mulai membuat politik anggaran, karena akan segera masuk tahun angaran 2020.

”Soal adanya siswa nilai rendah dan tinggi, tergantung sekolahnya. Saya tidak tahu ilmunya. Tetapi bisa dicari bakatnya, guru caranya mem-branding siswa itu bagaimana, saya kasih otonomi, asal caranya baik,” harap Ganjar.

Sementara itu, SMAN 3 Semarang yang dianggap sebagai seklah paling favorit akan memebrlakukan kebijakan baru. Kepala SMA Negeri 3 Semarang Wiharto mengatakan, penempatan siswa dengan nilai rendah maupun nilai tinggi akan diratakan di tiap kelasnya.

Guru mata pelajaran juga harus memberi matrikulasi untuk menyamakan persepsi kepada siswa.

”Nanti akan ada pantauan khusus oleh guru BK dan Wali Kelas. Laporan pantauan akan disampaikan ke wakil kepala sekolah bidang akademik dan kepala sekolah. Pantauan tata tertib siswa akan dilakukan oleh Satuan Tugas Pelaksana Pembinaan Kesiswaan (STP2K), BK dan kesiswaan,” terangnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.