Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Parkir Liar Peziarah Padati Jalan Kyai Telingsing Kudus

MURIANEWS.com, Kudus – Pemandangan parkir liar kendaraan peziarah di seputaran Menara Kudus hingga kini masih saja terjadi. Salah satu yang kerap dijadikan lokasi parkir liar adalah di sepanjang Jalan Kyai Telingsing atau sebelah selatan kompleks Menara Kudus.

Padahal pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus telah berupaya menertibkan para pemarkir liar dengan cara mengerahkan petugas ke titik-titik yang dianggap rawan terjadinya parkir liar. Pengarahan untuk memarkirkan kendaraannya di Terminal Bakalan Krapyak pun telah dilakukan.

“Kami kerahkan beberapa personel untuk menertibkan,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kudus Abdul Halil, Senin (15/7/2019).

Halil mengaku pihak sopir dan petugas selalu kucing-kucingan terkait hal ini. Saat petugas tidak ada, para sopir nakal memanfaatkannya untuk parkir. Sedang saat petugas berjaga, para sopir memarkirkannya di tempat lain.

“Petugas juga kerap menegur sopir-sopir bandel tersebut, namun masih saja ada yang membandel,” lanjut Halil.

Faktor yang melandasinya tentu saja karena tak ada kantong parkir di tempat tersebut. Selain itu, lokasi yang dekat dengan Menara jelas membuat para sopir lebih tertarik memarkirkan kendaraannya di bahu-bahu jalan.

“Dulu sempat ada, hanya milik pribadi yang kemudian ditutup,” terang Halil.

Selain itu, kesadaran sopir juga dinilai masih rendah. Halil menyatakan, para sopir mungkin berfikir jika Ia memarkirkan mobilnya di jalan tersebut, para rombongan bisa cepat sampai ke Menara Kudus.

“Dan pada akhirnya menimbulkan kesemrawutan di jalan tersebut,” ucap Halil.

Oleh karena itu pihaknya akan coba mencari jalan keluarnya. Sosialisasi secara langsung pada sopir yang ketahuan melanggar akan ia genjarkan melalui personel-personelnya di lapangan. Dengan harapan, parkir-parkir liar sedikit berkurang.

“Pendekatan informal kami coba terlebih dahulu, jika memang masih membandel, tindakan tegas akan kami ambil,” lanjutnya.

Penguraian kemacetan juga akan pihaknya lakukan. Semua dilakukan demi kenyamanan bersama. Baik peziarah, para pengguna jalan yang melintas, dan warga sekitar jalan tersebut. “Kenyamanan peziarah, warga sekitar, dan para pengguna jalan tetap jadi prioritas,” tandas Halil.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...