Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Setelah 20 Tahun, Pasar Tegal Sambi Jepara Akhirnya Jadi Lebih Nyaman

MURIANEWS.com, Jepara – Masyarakat Desa Tegal Sambi, Tahunan, Jepara, kini bisa menikmati pasar desa mereka yang baru. Setelah 20 tahun digunakan, kini pasar desa mereka sudah berubah menjadi sebuah pasar yang lebih layak.

Setelah rampung direnovasi Pasar Desa Tegalsambi resmi dibuka pada Senin (15/7/2019). Menempati lahan seluas 336 meter persegi, pasar ini berisi 36 lapak dan 8 kios. Sebanyak 42 pedagang, kini menempati pasar desa ini.

Petinggi Tegalsambi Agus Santoso mengatakan, Pasar Desa Tegalsambi telah ada dan mulai beroperasi sekitar 20 tahun lalu. Pasar ini direnovasi karena bangunannya  sudah tua. Perbaikan dilakukan bertahap selama tiga tahun, dimulai pada tahun 2017.

Pembiayaan renovasi semuanya bersumber pada dana desa, senilai Rp 178 juta. Pada 2017 dianggarkan Rp 50 juta, kemudian 2018 Rp 50 juta, dan pada 2019 ini dialokasikan Rp 78 juta dan sekaligus diresmikan.

“Selain bangunannya sudah uzur, pasar ini juga butuh penataan, agar terlihat rapi dan bersih. Karena itu kami merenovasinya. Dengan tampilan yang sekarang, akan ada kesan nyaman bagi pedagang dan pembeli,” ujar Agus Santoso.

Pembeli di Pasar Desa Tegalsambi juga berasal dari desa lain. Seperti warga Desa Mantingan dan Telukawur. Ramainya pengunjung pasar didukung dengan letaknya yang berada di jalan menuju tempat wisata.

Diresmikannya pasar desa ini, juga diharapkan bisa menumbuhkan kembali budaya belanja ke pasar tradisonal. Sehingga tidak melulu berbelanja di pasar modern.

Di Pasar Desa Tegalsambi dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti listrik, jaringan aliran air bersih, hingga fasilitas toilet umum.

“Ada juga lahan parkir yang nyaman dan aman nantinya. Sampai saat ini fasilitas itu masih dalam proses pembangunan. Tahun ini dipastikan sudah jadi,” tambah Agus Santoso.

Sementara itu, Asisten II Bupati, Mulyaji meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan sejumlah pedangang dan pembeli.

“Kami kira ini sangat bagus bagi masyarakat Tegal Sambi. Pasar ini harus terus dikembangkan sehingga bisa memberi manfaat bersama bagi masyarakat,” ujar Mulyaji.

Sementara itu, Marfuatun yang berjualan sembako di pasar itu, menyatakan sangat bersyukur dengan perbaikan yang dilakukan. Saat ini sudah ada peningkatan dari hasil jualannya setelah dilakukan renovasi.

“Dulu omzet penjualan saya hanya Rp 800 ribu perhari, namun kini sudah bisa memperoleh omzet Rp 1 juta dalam satu hari. Alhamdulilah,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...