Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Kudus Usulkan Formasi Antropologi dan Arkeologi untuk CASN Tahun Ini

0 68

MURIANEWS.com, Kudus –  Pemkab Kudus mengajukan perekrutan formasi calon aparatur sipil negara (CASN) di bidang antropologi dan arkeologi, ke Pemerintah Pusat. Pengajuan dilakukan mengingat banyaknya bangunan cagar budaya (BCB) serta situs purbakala yang belum dijamah secara maksimal oleh pemkab karena minim sumber daya manusia.

Rencananya, dua antropologi dan satu arkeolog bakal dibuka pada pengisian CASN  September mendatang. Tentunya dibarengi dengan formasi-formasi umum seperti guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis atau umum lainnya.

“Kami akan masukkan 2 bidang tersebut pada formasi tahun ini,” ujar plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus, Catur Widiyatno, Jumat (12/7/2019).

Alokasi usulan CASN pun telah dikirimkan ke pusat sebulan lalu. Formasi kedepannya bakal disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan potensi daerah. Termasuk jabatan skala prioritas yang bakal segera dipenuhi.

“Sehingga nanti bisa efisien dan bisa menjalankan tupoksinya dengan benar,” lanjutnya.

Catur menambahkan, berdasar hasil rekapitulasi penyusunan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019 yang dikirim Organisasi Perangat Daerah (OPD) serta kebutuhan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (PPPK), jumlahnya mencapai 551 orang.  Sebanyak 158 orang alokasi CASN dengan rincian guru 94 orang, tenaga kesehatan 4 orang, dan tenaga teknis/umum 56 orang termasuk antropolog dan arkeolog.

Sedang PPPK diberi alokasi sebanyak 393 orang. Masing- masingnya 321 jabatan fungsional guru, 16 fungsional kesehatan dan jabatan fungsional lainnya 56 orang. “Kebutuhan guru serta tenaga kesehatan masih mendominasi,” terangnya.

Penerimaan CASN nantinya akan dilakukan Panitia Seleksi Nasional Badan Kepegawaian Nasional (Panselnas BKN), sedang Pemkab Kudus hanya memfasilitasi. Pelaksanaan seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dikoordinasikan oleh BKN. Sistem ini diyakini ampuh untuk menghilangkan praktek kecurangan dalam proses seleksi CASN.

Hingga kini jumlah ASN di Kudus sekitar 7.500 orang. Jumlah tersebut dirasa masih kurang karena idealnya kebutuhan ASN di Kota Kretek bisa mencapai 10.000 orang.

Disisi lain, tiap tahunnya ASN di Kudus berkurang rata- rata 225 orang sampai 250 orang. Sedang perekrutan CASN beberapa tahun terakhir ditiadakan setelah adanya moratorium.

“Tahun ini ketambahan dua formasi baru, tidak menutup kemungkinan tahun depan bertambah kembali,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.