Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Temuan Mayat dalam Karung di Kawasan Hutan Randublatung Gegerkan Warga Blora

0 2.040

MURIANEWS.com, Blora – Masyarakat Blora digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat dalam sebuah karung putih di kawasan hutan jati, Kamis (11/7/2019) petang. Lokasi penemuan mayat tersebut berada di petak 113 RPH Jati Kusumo, KPH Randublatung yang masuk wilayah Desa Kalisari, Kecamatan Randublatung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh penggembala sapi bernama Ramijan alias Gowang, warga Dusun Loji Ijo, Desa Kalisari, Kecamatan Randungblatung. Penemuan mayat berawal ketika beberapa ekor sapi yang digembalakan terlihat ribut seperti ketakutan.

Setelah didekati, Gowang melihat ada sebuah karung, tidak jauh dari lokasi penggembalaan. Saat diperiksa lebih lanjut, terlihat ada kaki manusia dalam karung tersebut. Selanjutnya, Gowang membawa pulang sapinya sambil mengabarkan apa yang dilihatnya di hutan pada warga, perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Tidak lama setelah menerima laporan, aparat dari Polsek Randublatung sudah tiba di lokasi kejadian. Polisi langsung memasang police line di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan. Setelah memeriksa lokasi kejadian, mayat dalam karung selanjutnya dibawa ke RSUD Blora untuk pemeriksaan lebih lanjut yang berlangsung hingga menjelang tengah malam.

Jenazah mayat dalam karung saat diangkut menggunakan mobil jenazah oleh petugas. (MURIANEWS.com/Dani Agus)

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo menyatakan, mayat yang ditemukan dalam kondisi masih utuh itu berjenis kelamin laki-laki. Ciri-cirinya, umur sekitar 25 tahun, tinggi sekitar 165-170 centimeter, memaka kaos dan celana panjang warna hitam, celana pendek hitam dan celana dalam warna merah.

“Pada bagian lengan kiri ada bekas tato. Tidak ada tanda pengenal atau identitas yang kita temukan. Diperkirakan, korban sudah meninggal seminggu lalu,” jelasnya pada wartawan.

Dari pemeriksaan luar, kaki korban mengalami luka lecet dan ada tanda seperti bekas cekikan di leher. Menurut Heri, pihaknya akan menunggu tim forensik dari Polda Jateng yang akan melakukan tindakan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.

“Saat ini, kita baru melakukan pemeriksaan luar pada korban. Untuk tindakan autopsi masih menunggu tim forensik yang akan datang Jumat (hari ini),” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.