Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Buka TMMD Sengkuyung II, Begini Pesan Bupati Blora

0 35

MURIANEWS.com, Blora – Kodim 0721/Blora menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II tahun 2019 di lapangan Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kamis (11/7/2019).  Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung II dipimpin dan dibuka secara resmi oleh Bupati Blora Djoko Nugroho.

Bupati Djoko Nugroho mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0721/Blora yang terus aktif turut serta melaksanakan pembangunan melalui program TMMD Sengkuyung yang dilangsungkan setiap tahun. Adanya TMMD dinilai sangat membantu Pemkab Blora dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap semua pihak bisa menyukseskan program TMMD tersebut.

“TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama masyarakat. Pemkab sangat mendukung dan akan terus memfasilitasi dalam penyelenggaraannya. Saya berpesan agar TMMD ini bisa disengkuyung bersama dengan OPD lainnya. Pelaksanaan TMMD di Desa Botoreco ini sangat tepat mengingat lokasinya berada jauh dari kota,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi menerangkan, dipilihnya Desa Botoreco sebagai lokasi TMMD Sengkuyung II karena melihat akses warga yang sulit dalam melakukan aktivitas. Dandim berharap, melalui kegiatan TMMD nanti bisa dirasakan masyarakat setempat, baik dari segi fisik dan non fisik, sehingga mampu memperlancar roda perekonomian.

“Nantinya kita akan membangun jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter, sehingga bisa memperlancar akses perekonomian warga. TMMD Sengkuyung II akan dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat,” jelasnya.

Pasi Teritorial Kodim 0721 /Blora Kapten Inf Puryanto menambahkan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam TMMD Sengkuyung Tahap II ini. Kegiatan akan dibagi dalam dua kategori, fisik dan non fisik.

Untuk sasaran fisik antara lain meliputi pembangunan talud sepanjang 62 meter, pembangunan jalan makadam sepanjang 207 meter dengan lebar 2,5 meter, dan jembatan.

Sedangkan kegiatan non fisik meliputi, penyuluhan narkoba, penyuluhan kependudukan dan KB, penyuluhan pendidikan karakter, penyuluhan kewajiban WNI dalam bela negara.  Kemudian, penyuluhan kerukunan umat beragama, penyuluhan kamtibmas, pencegahan terorisme, peningkatan hasil pertanian, menjaga kebersihan lingkungan, pertolongan pertama pada kecelakaan, manfaat dan bahaya listrik.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.