Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kejar Kategori Kabupaten Sehat, Pemkab Kudus Canangkan Gerakan Stop BABS

0 68

MURIANEWS.com, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus terus mengejar kategori sebagai kabupaten sehat. Setelah pencanangan gerakan Kudus bebas sampah plastik 2025 hingga gerakan cuci tangan pakai sabun kerap disosialisasikan, kini gerakan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pun dicanangkan.

Pencanangan tersebut merupakan perealisasian salah satu pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang salah satunya adalah ODF (Open Defecation Free). “Kami canangkan pendeklarasiannya Agustus bulan depan,” ucap Bupati Kudus HM Tamzil.

Verifikasi terkait hal ini pun akan dilakukan di Bulan yang sama. Untuk itu, saat ini pihaknya tengah menyiapkan aturan serta beberapa komponen untuk mendukung program tersebut.

“Kami siap untuk menyosialisasikan hal ini pada masyarakat,” terangnya.

Selain pencanangan stop BABS, program lain seperti cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan yang sehat, pengelolaan sampah yang benar, dan mengelola limbah cair yang aman juga akan dikembangkan. Pengelolaan bank sampah Kudus yang telah mencapai 50 juga pasti akan disempurnakan secara maksimal.

“Lima pilar dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kami yakin bisa tercapai,” ucapnya.

Hanya, Tamzil meminta para warganya juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak egois serta peka terhadap lingkungan, terutama dalam hal sampah adalah kunci untuk mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Kami sangat berkomitmen soal ini, mari bersama wujudkan Kudus yang sehat,” ajaknya.

Camat dan pihak puskesmas juga diminta menyosialisasikan ke masyarakat agar tidak BAB sembarangan. Pihaknya menjelaskan, ODF tak akan tercapai tanpa bantuan semua pihak. Mengingat dalam hal ini butuh kesepahaman bersama.

“Peran camat dan puskesmas penting dalam hal membangun kesadaran masyarakat,” lanjutnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.