MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Waduk Gunung Rowo Hampir Kering, Petani Hanya Tinggal 2 Hari Terima Gelontoran Air

0 413

MURIANEWS.com, Pati – Debit air waduk Gunung Rowo yang tinggal 700 ribu kubik, tidak bisa sepenuhnya mengairi sawah warga yang ada di empat kecamatan di Pati, yakni Tlogowungu, Trangkil, Wedarijaksa dan Juwana. Mengingat, untuk kemananan bendungan, setidaknya harus ada 400 ribu kubik air yang harus disisakan.

Dian Saputra, Operator Waduk Gunung Rowo mengatakan, air akan digelontorkan untuk irigasi hanya untuk dua hari, yakni pada pada Jumat (12/7/2019) dan Sabtu (13/7/2019). Setelah itu, air akan didiamkan untuk keamanan bendungan.

“Hanya dua hari (penggelontoran air), setelah itu tinggal batas air untuk keamanan bendungan,” ungkapnya, Kamis (11/7/2019).

Dia mengatakan, penggelontoran air tersebut lantaran adanya permintaan dari warga. Hanya saja, tidak semua permintaan bisa terpenuhi.

“Semua sudah dihitung untuk kebutuhan dan sisa air untuk keamanan bendungan. Istilahnya sudah dikordinasikan semuanya,” ujarnya.

Dengan adanya dua hari penggelontoran air tersebut, para petani diharapkan juga bisa menggunakan air tersebut secara maksimal. Mengingat, setelah ini tidak ada lagi penggelontoran air.

Sementara itu, Suroso salah satu petani yang ada di Kecamatan Trangkil mengaku sangat menunggu gelontoran air dari waduk tersebut. Apalagi lahan persawahannya adalah tadah hujan dan sedikit mengandalkan air dari waduk.

“Kalau ada gelontoran, saya malah sangat senang. Karena sudah beberapa pekan, di sawah tidak ada air. Padi juga sudah ada yang mati,” katanya.

Dengan gelontoran itu, dia juga mengaku akan memaksimalkan penggunaan air untuk irigasi.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.