Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tamzil Ngotot Pengisian Perangkat Desa di Kudus Tetap Dilaksanakan

0 283

MURIANEWS.com, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil ngotot pengisian perangkat desa tetap dilaksanakan. Padahal, sejumlah anggota DPRD Kudus meminta untuk menunda pengisian perangkat desa tersebut.

“Ya sudah saya jawab secara resmi tadi. Pengisian perangkat desa ini tetap berjalan. Dan, kami menghormati DPRD Kudus, salah satunya untuk konsultasi ke Gubernur terkait ini. Karena memang pendapat DPRD dan pemkab berbeda,” katanya selepas menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Kudus, Rabu (10/7/2019).

Tamzil mengatakan, proses pengisian perangkat desa tetap dapat dilaksanakan dengan mendasarkan pada Perda Nomor 4 Tahun 2015. Meskipun saat ini sedang diproses perubahan. Hal ini dilakukan karena ada beberapa hal.

Pertama, persyaratan ketentuan terdaftar dan bertempat tinggal sebagaimana diputuskan dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tetap dapat dilaksanakan tanpa menunggu ditetapkannya perda tersebut.

Baca Juga:

”Karena putusan MK setara dengan undang-undang dan bersifat mengikat bagi seluruh warga negara Indonesia, tetap kami laksanakan.” tegasnya.

Kedua, jika mengacu pada Perbup Nomor 31 Tahun 2017 yang diubah menjadi Perbup Nomor 36 Tahun 2018 juga tidak bertentangan dengan perda nomor 4 tahun 2015, Bahkan, ia memastikan tidak berpotensi cacat hukum.

“Justru ditetapkan guna melaksanakan putusan MK dan amanat surat edaran mendagri tanggal 14 September 2016 nomor 140/3476/SJ tentang penguatan penyelenggaraan pemerintahan desa, sehingga tidak cacat hukum,” terangnya.

Terlebih lagi, orang nomor satu di Kota Kretek itu pengisian perangkat desa terbilang penting. Apalagi banyak desa yang kosong untuk posisi perangkat desa.

“Bayangkan ada suatu desa yang kepala desanya merangkap menjadi sekdes, menjadi kaur pembangunan dan juga menjadi kaur kesejahteraan masyarakat. Ini menurutnya saya menghambat. Untuk itu apabila pengisian perangkat desa ini sudah diisi, mereka bisa langsung bekerja. Baru kemudian memikirkan untuk pemilihan kepada desa,” ungkapnya.

Meskipun demikian, ia akan menghomari usulan untuk berkonsultasi kepada gubernur Jawa Tengah. “Ya tadi kami menghormati untuk jalan tengah kita tetap konsultasi ke Gubernur. Dan tentunya pengisian perangkat desa tetap berjalan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Kudus, Adi Sadhono Murwanto mengatakan, untuk pengisian perangkat desa saat ini tengah berjalan. Saat ini tengah tahapan pendaftaran calon perangkat desa.

“Tahap pendaftaran, namun sudah ada beberapa desa yang ditutup pendaftaran. Namun juga ada empat desa yang diperpanjang hingga hari ini,” tambahnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.