Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Tertib Bayar Iuran, 130 Perusahaan di eks-Karesidenan Pati Dipanggil BPJS Ketenagakerjaan

MURIANEWS.com, Kudus – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus memanggil 130 perusahaan yang belum tertib dalam membayar iruan jaminan sosial ketenagakerjaan di aula Kejaksaan Negeri Kudus, Selasa (9/7/2019). Mereka merupakan perusahaan menengah ke bawah yang berada di wilayah eks-Karesidenan Pati.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus Bambang Margono mengatakan, pihaknya sengaja mengumpulkan perusahaan yang belum tertib iuran sosial ketenagakerjaan. Kegiatan ini digelar selama dua hari, dimulai Senin (8/7/2019) kemarin hingga Selasa (9/7/2019) hari ini.

“Untuk kegiatan ini kami juga bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Kudus. Dengan juga beberapa narasumber. Mereka adalah dari pihak kejaskaan Jaksa Pengacara dan Tata Usaha Negara Kurnis Dewi dan juga ada petugas pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan R.Sugiarto,” terangnya kepada awak media.

Ia mengatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan perusahaan ini harus menunggak iuran. Faktor itu di antaranya, ada yang belum melaporkan soal status pekerjanya yang sudah tidak terikat kerja dengan perusahaan. Ada perusahaan yang pekerjaanya merupakan pekerja kontrak musiman. Namun selesai kontrak belum dilaporkan sehingga masih muncul tunggakan.

“Ada pula perusahaan yang masih menghadapi kesulitan terkait adminitrasinya,” katanya.

Dengan demikian, melalui kegiatan ini diharapkan perusahaan tersebut akan lebih tertib untuk membayar iuran sosial. Apalagi, pada kegiatan itu juga para perusahaan ini bisa melakukan konsultasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Semua permasalahan yang mereka hadapi harus dilaporkan termasuk karyawan yang keluar masuk atau masa kontrak kerjanya sudah berakhir. Agar tidak muncul tunggakan. Sehingga nantinya tidak ada lagi tunggakan iuran lagi,” pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...