Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Soal Penundaan Pengisian Perangkat Desa, Begini Penjelasan Bupati Kudus

MURIANEWS.com, Kudus – Bupati Kudus H. M Tamzil menanggapi adanya permintaan anggota DPRD Kudus yang meminta untuk dilakukan penundaan pengisian perangkat desa. Menurutnya, pengisian perangkat desa sesudah dan sebelum pemilihan kepada desa tidak ada berbeda. Apalagi, pengisian perangkat desa dirasa kebutuhan yang mendesak.

“Hal tersebut (permintaan penundaan perangkat desa) merupakan hak teman-teman dari DPRD Kudus. Hanya sebenarnya pengisian perangkat desa kan ada batasnya. Dilaksanakan sebelum dan sesudah pilkades itu sama saja,” katanya kepada awak media, Senin (8/7/2019).

Tamzil mengatakan, pengisian perangkat desa merupakan kebutuhan yang mendesak. Hal ini mengingat banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan di masyarakat. Pasalnya, banyak di desa yang perangkat desanya kosong.

“Banyak keluhan masyarakat. Di salah satu desa itu ada tiga sampai empat perangkat desa yang kosong. Apabila tidak terisi kan berhenti. Kami melihatnya di sana,” katanya.

“Ibaratya perda retribusi, kalau belum disetujui ada kenaikan, kan bisa menggunakan perda yang lama,” lanjutnya.

Meskipun demikian, orang nomor satu di Kudus itu akan mengikuti perkembangan yang ada di DPRD Kudus. “Kalau teman-teman seperti itu. Nanti, perkembangannya kami lihat lah dari DPRD Kudus,” pungkanya.

Sebelumnya, rapat paripurna penjelasan Bupati Kudus terhadap ranperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran dan pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kudus tahun 2018 diwarani intrupsi sejumlah angota DPRD Kudus, Senin (8/7/2019). Mereka meminta kepada Bupati Kudus agar menunda pelaksanaan pengisian perangkat desa.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...