MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Blora Terima Penghargaan Satyalencana Pembangunan Bidang KKBPK dari Presiden

0 52

MURIANEWS.com, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho menerima penghargaan Anugerah Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dari Presiden Republik Indonesia.

Penghargaan tingkat nasional ini diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani pada saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI di Kalimantan Selatan, Sabtu (6/7/2019).

Pada acara tersebut ada 18 Kepala Daerah dari seluruh Indonesia yang menerima tanda kehormatan, baik Gubernur, Bupati maupun Walikota. Tanda kehormatan Satyalencana Pembangunan bidang KKBPK ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada kepala daerah yang telah aktif mendorong upaya pengendalian penduduk, kesuksesan program KB dan pembangunan keluarga.

Sebelum mendapat penghargaan, sederet tahapan penilaian panjang telah dilalui Bupati Blora Djoko Nugroho. Yakni, diawali dengan penilaian dokumen administrasi KKBPK Kabupaten Blora yang kemudian ditetapkan lolos sebagai nominasi penerima tanda kehormatan.

Kemudian pada awal bulan Mei 2019 lalu, pemerintah pusat menerjunkan tim penilai yang dipimpin Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Laksma TNI Imam Suprayitno ke Blora untuk melakukan monitoring atau penilaian lapangan.

Bupati Blora Djoko Nugroho menerima tanda penghargaan Satyalencana Pembangunan bidang KKBPK dari Presiden RI yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK Puan Maharani, Sabtu (6/7/2019). (MURIANEWS.com/Istimewa)

Setelah itu dilanjutkan peninjauan Posyandu Margo Makmur I yang berpredikat sebagai Pelaksana Terbaik Nasional dan pelaksanaan KB di Puskesmas Jiken.

“Alhamdulillah berkat kerja keras kita semuanya, saat ini Blora menerima tanda kehormatan dari Presiden. Ini bukan semata-mata karena saya, namun karena semuanya ikut bergerak di bidang KKBPK untuk seluruh masyarakat Kabupaten Blora,” kata Djoko, usai menerima penghargaan.

Menurut Djoko, keluarga merupakan awal mula diselenggarakannya pendidikan bagi seorang anak. Disini pula asupan gizi untuk kembang anak ditentukan. Oleh sebab itu pembangunan kependudukan yang baik perlu dilakukan dengan menggandeng sejumlah stakeholder terkait, dan program-program inovatif untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Dindalduk KB Blora, saat ini pelaksanaan KB di Blora telah naik signifikan melalui program Kampung KB yang terus terbentuk di desa-desa se-Kabupaten Blora. Berawal dari percontohan satu desa per kecamatan, kini sudah 50 persen lebih dari jumlah desa di Kabupaten Blora telah memiliki Kampung KB sendiri.

“Dengan adanya Kampung KB ini, prosentase masyarakat yang telah mengikuti KB semakin tinggi. Kita targetkan pada tahun depan semua desa di Kabupaten Blora sudah punya Kampung KB,” jelasnya.

Tidak hanya kampung KB saja, untuk menekan angka pernikahan dini, saat ini juga sedang gencar dibentuk PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja) di desa-desa. Tujuannya, agar para remaja tidak salah pergaulan dan tidak menikah dini.

Selain itu, Blora dalam beberapa tahun terakhir juga melaksanakan pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat. Kemudian di bidang Kependudukan, Blora juga sukses melaksanakan inovasi berupa program Sehari Persalinan Akta Tuntas yang disingkat Selintas.

Melalui program ini, setiap ibu yang melahirkan anaknya di puskesmas dan rumah sakit bisa langsung diuruskan akta kelahiran anaknya sekaligus perubahan KK secara gratis karena sudah terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dengan syarat orang tua sudah menyiapkan nama anaknya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.