Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Meninggal Setelah Terpilih di Pileg, PKB Pati Limpahkan Kursi Mussalam ke Haryono

MURIANEWS.com, Pati- Calon Anggota Legislatif  (Caleg) terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Pati III, Mussalam akan digantikan oleh Haryono. Hal itu lantara Mussalam, belum lama ini meninggal dunia lantaran sakit yang dideritanya.

PKB memastikan, penggantian oleh Haryono itu juga tidak serta dilakukan, melainkan melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati.

Belum lama ini, KPU dan Bawaslu juga sudah mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pati untuk melakukan klarifikasi. Klarifikasi itu itu dilakukan terkait pengganti Mussalam.

Sehingga, sebelum penetapam calon terpilih dilakukan, maka semua calon terpilih, baik yang mengundurkan diri maupun meninggal, sudah ada penggantinya.

Ketua KPU Pati Imbang Setiawan mengatakan, pihaknya sudah mengklarifikasi terkait pengganti Mussalam. Hanya saja, diakui masih perlu adanya tindak lanjut untuk penetapan calon terpilih.

“Dalam proses penetapan, nantinya akan diberikan kepada calon ranking perolehan suara berikutnya,” jelas Imbang, Jumat (5/7/2019).

Sekretaris DPC PKB AH Husain menambahkan, berdasarkan perolehan suara, PKB memutuskan Haryono menjadi caleg terpilih di Dapil Pati III. Ia mendapatkan suara tertinggi kedua di dapil itu setelah Mussalam.

“Setelah kita lakukan musyawarah bersama dan hasil klarifikasi dari KPU, kita memutuskan H Haryono nanti yang akan maju untuk menduduki kursi DPRD Kabupaten Pati menggantikan Mussalam,” katanya.

Diketahui, dalam pemilihan presiden dan pemilihan legislatif yang digelar pada 17 April lalu, Mussalam yang merupakan caleg dari PKB di dapil Pati III mendapatkan 5.743 suara. Sementara di bawahnya adalah Haryono dengan perolehan 5.393 suara.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...