Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Formasi CPNS dan PPPK di Kabupaten Jepara Belum Jelas

0 137

MURIANEWS.com, Jepara – Rencana perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah ditunggu-tunggu. Namun hingga kini belum ada kepastian formasi yang dibuka.

Di Kabupaten Jepara, rencana ini masih terus dikomunikasikan dengan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara, Diar Susanto menyatakan, Pemkab Jepara masih menunggu keputusan dari Kemen PAN terkait hal ini. Terutama mengenai formasi yang akan diberikan ke Pemkab Jepara.

Namun dari apa yang sudah disampaikan oleh Kemen PAN rekrutmen CPNS dan PPPK akan didasarkan pada jumlah pegawai yang pensiun dalam dekade terakhir.

Di Jepara, rata-rata dalam sebulan ada sekitar 25 – 30 orang pegawai yang pensiun. Sehingga perkiraan jumlah formasi yang akan dibuka pada perekrutan CPNS dan PPPK Jepara, akan berkisar 400-an orang saja.

“Dari jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun, 70 persen merupakan pegawai dari bidang pendidikan. Sedangkan sisanya sebanyak 30 persen merupakan pegawai dari bidang nonpendidikan,” ujar Diar Susanto, Jumat (5/7/2019).

Dengan data-data tersebut, maka kemungkinan besar formasi yang akan banyak dibutuhkan adalah formasi untuk tenaga kependidikan.

Jika didasarkan kebutuhan riil yang meletakan aspek beban kerja sebagai dasar, kebutuhan CPNS di Pemkab Jepara, sebenarnya sangat banyak, terutama untuk bidang kependidikan.

Kemen PAN sendiri sampai saat ini belum memberikan keputusan meneganai berapa jumlah formasi CPNS di Pemkab Jepara. BKD Jepara dalam hal ini masih dalam posisi menunggu.

Jika tidak ada perubahan rencana, kemungkinan perekrutan CPNS dan PPPK akan dilakukan pada Oktober 2019 mendatang.

“Untuk kapan (rekrutmen) kami tidak bisa memastikan. Kami juga menunggu instruksi dari Kemen PAN. Informasi awal akan dibuka Oktober, tapi selanjutnya masih menunggu kepastian,” terangnya.

Termasuk apakah perekrutan ini nantinya akan mengutamakan para pegawai honorer K-2, Diar Susanto juga menyatakan belum mengetahui. Pada awal tahun 2019 lalu, di Jepara sebenarnya juga sudah ada ujian penerimaan bagi PPPK yang dikhususkan untuk para honorer K-2.

Sesuai data base yang ada, sebelum itu jumlah pegawai honorer K-2 di Jepara mencapai sekitar 1000-an. Pada saat dibuka ujian PPPK sebanyak 666 orang di antaranya dinyatakan lolos verifikasi dan mendaftarkan diri. Hasilnya ada sekitar 400-an orang yang dinyatakan lulus passing great yang ditetapkan.

“Mereka yang dinyatakan lulus, sampai saat ini juga belum mendapatkan kepastian dari pemerintah. Apakah nantinya mereka yang akan direkrut, ini yang kami belum tau. Kami masih menunggu regulasinya,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.