Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Jateng Kembali Boyong Anugerah Paritrana

0 35

MURIANEWS.com. Semarang – Untuk kedua kalinya, Pemprov Jawa Tengah kembali berhasil membawa pulang penghargaan Anugerah Paritrana. Penghargaan ini diberikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan atas upaya perlindungan tenaga kerja.

Penghargaan inid iberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin menyebut, dengan penghargaan ini pihaknya mempunyai tantangan besar untuk tetap mempertahankannya.

” Karena mempertahankan itu lebih sulit ketimbang bekerja. Untuk capaian pekerja formal sudah 97 persen. Target tahun depan meningkat satu persen menjadi 98 persen. Untuk pekerja nonformal sudah 76 persen. InsyaAllah ini yang akan kita tingkatkan demi mensejahterakan masyarakat,” katanya, Kamis (4/7/2019).

Selain itu, Pemprov Jateng akan lebih memperhatikan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru agama. Baik itu guru agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan lainnya.

“Mungkin masyarakat beranggapan kalau sudah punya BPJS Kesehatan itu cukup. Padahal salah satu izin berlayar harus menyertakan BPJS Ketenagakerjaan. Nah, ini kita dorong dan kemarin sudah kita musyawarahkan. Termasuk guru agama nanti kita kaver agar menjadi peserta (BPJS Ketenagakerjaan). Sehingga ketika mereka mengajarkan agama bisa nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) Jateng dan DI Yogyakarta (DIY), Moch Triyono, menerangkan pemenang dinilai berdasarkan cakupan kepesertaan, aspek regulasi, dan inisiatif terbaik. Pemprov Jateng menjadi pemenang dengan mengungguli Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.

Sampai Juni 2019 menurut dia, jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Jateng mencapai 1,7 juta untuk tenaga kerja formal (penerima upah), 303.337 tenaga kerja informal (bukan penerima upah), dan 423.960 tenaga kerja jasa konstruksi.

Sedangkan jumlah perusahaan/badan usaha yang terdaftar mencapai 63.591 perusahaan. Untuk kebijakan produk hukum yang sudah diterbitkan dan masih berlaku berupa empat perda, tiga keputusan eksekutif/pergub, dua instruksi dan satu surat edaran.

“Baik dari segi dokumen pendukung maupun lainnya, alhamdulillah Provinsi Jateng sampai saat ini masih yang terbaik. Pemprov Jateng berhasil menjadi juara Anugerah Paritrana dua kali bertutut-turut sejak penghargaan ini digelar pertama kali tahun 2017,” pungkasnya.(lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.