Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dinas PUPR Kudus  Luncurkan Layanan Lapor Jalan Rusak

MURIANEWS.com, Kudus – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus meluncurkan layanan pengaduan jalan rusak di seputaran Kota Kretek di Balai Desa Jati Wetan, Kudus, Rabu (3/7/2019). Layanan, bisa diakses di menu ‘laporan masyarakat’ pada laman resmi Dinas PUPR, PUPR.KUDUSKAB.GO.ID.

Sistem pengaduan langsung terintegrasi dengan aplikasi google maps. Tiap pelapor akan memasukkan data dirinya terlebih dahulu. Setelahnya pelapor diminta memasukkan titik koordinat jalan rusak yang terhubung dengan google maps. Kemudian pelapor diminta untuk mengirimkan foto jalan rusaknya.

Plt Kepala Dinas PUPR Heru Subiyantoko melalui Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Harry Wibowo memastikan, layanan tak akan tumpang tindih dengan layanan-layanan aduan lain, seperti Lapor Tamzil. Layanan justru diciptakan untuk mempercepat tanggapan dan laporan, serta memangkas waktu penanganan.

“Setelah muncul aduan, akan ditanggapi dan ditangani selambat-lambatnya 14 hari,” kata Hary

Waktu penanganan, tergantung dari seberapa berat kerusakan jalannya. Meski begitu, status jalan juga sangat berpengaruh dalam hal ini. Namun, Hary memastikan semua jalan rusak yang dilaporkan masyarakat akan tetap diakomodir dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

“Baik jalan kabupaten, provinsi, dan nasional tetap akan ditanggapi dan dikoordinasikan,” ucap Hari.

Jika jalan kabupaten yang rusak serta kerusakannya ringan, maka segera ditangani dengan anggaran yang tersedia. Namun jika kerusakan berstatus sedang ke berat, maka akan dianggarkan terlebih dahulu.

Sedang untuk status jalan provinsi dan nasional, maka akan dikoordinasikan dengan provinsi. Mengiingat penanganan pada jalan provinsi dan jalan nasional punya juknis tersendiri. “Kami koordinasikan terlebih dahulu, maksimal memang 14 hari,” katanya.

Hary berharap, adanya layanan laporan jalan rusak yang terpusat di PU bisa memangkas waktu penanganan. Masyarakat juga diharapkan bisa memanfaatkan dan menggunakannya dengan bijak. Mengingat layanan sangat bermanfaat bagi warga Kudus.

“Ke depan akan dikembangkan lagi supaya lebih baik,” lanjutnya.

Hingga kini, kondisi ruas jalan di Kota Kretek tergolong cukup baik, 90 persen ruas jalannya berada kategori bagus. Sedangkan, tiga persen berstatus jalan rusak sedang, dan tujuh persen lainnya berstatus jalan rusak berat

Asisten II Bidang Ekonomi Kesejahteraan dan Pembangunan Sekretarian Daerah (Setda) Kudus, Ali Rifai mengharapkan, sistem layanan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kudus. Pemkab Kudus mengapresiasi langkah Dinas PUPR dalam hal ini.

“Sepanjang untuk memajukan Kudus, akan kami dukung,” tandas Ali.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...