Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hakim Lasito Didakwa Terima Suap Rp 500 Juta dan 16 Ribu Dolar dari Bupati Jepara

0 174

MURIANEWS.com, Semarang – Sidang terhadap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang Lasito atas kasus suap Bupati Jepara (nonaktif) Ahmad Marzuqi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Selasa (2/7/2019).

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Aloysius Bayu Priharnoto itu, Lasito didakwa menerima suap dari Marzuqi untuk mengabulkan permohonan prapreradilan atas penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Uang suap yang diberikan dalam dua mata uang, yakni rupiah dan dolar. Besarannya Rp 500 juta dan 16 ribu dolar AS.

Dilansir Antara, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ariawan Agustiartono,  mengatakan, Lasito didakwa menerima hadiah atau janji yang bertujuan untuk memengaruhi putusan perkara yang ditanganinya.

Dalam uraiannya, jaksa menjelaskan terdakwa Lasito menerima uang suap berkaitan dengan putusan perkara yang ditanganinya itu di rumahnya di Laweyan, Kota Surakarta. Uang tersebut diserahkan oleh orang suruhan Marzuqi.

Atas pemberian uang tersebut, lanjut dia, terdakwa Lasito akhirnya mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Marzuqi.

Putusan praperadilan itu akhirnya membatalkan penetapan Marzuqi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan partai politik Kabupaten Jepara yang dikeluarkan Kejati Jateng.

JPU menyebut, terdakwa Lasito menerima uang pemberian dari Marzuqi itu pada 12 November 2017.

“Pada 13 November 2017, terdakwa memutus permohonan praperadilan yang pada pokoknya pengabulkan permohonan pemohon,” katanya dalam sidang.

Baca:

Atas perbuatannya itu, Lasito dijerat secara kumulatif dengan pasal 12 huruf c atau pasal 12 huruf a UU Nomor 31/1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Atas dakwaan tersebut, terdakwa Lasito tidak akan mengajukan tanggapan dan meminta sidang langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.