MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ditangkap Polres Brebes, Pelawak Qomar Diduga Palsukan Ijazah S2 dan S3

0 237

MURIANEWS.com, Brebes – Pelawak sekaligus politisi Nurul Qomar, Selasa (25/6/2019) malam ditangkap Polres Brebes dari kediamannya di Cirebon. Ia ditangkap atas dugaan pemalsuan dokumen ijazah S2 dan S3 dari salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Dokumen yang diduga dipalsukan berupa surat keterangan lulus dan digunakan untuk syarat mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus) Brebes pada 2017 silam.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, mengatakan bahwa tersangka terpaksa dijemput paksa setelah beberapa kali mangkir untuk diperiksa oleh polisi.

“Tersangka terpaksa dijemput paksa di rumahnya karena beberapa kali dipanggil tidak datang,” katanya dikutip dari Antara pada Rabu (26/6/2019).

Qomar dilaporkan oleh pihak universitas yang diwakili Mugadi Setiabudhi. Ia dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Terkait alasan mangkirnya Qomar untuk diperiksa, kata dia, kuasa hukum tersangka sudah mengajukan permohonan cek kesehatan terhadap kliennya.

“Tadi (Selasa, red) ada permohonan dari pengacara tersangka untuk dilakukan cek kesehatan terhadap kliennya. Bahkan, pihak pengacara juga mengajukan permohonan agar tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka dengan alasan kesehatan yakni menderita penyakit asma,” katanya.

Nurul Qomar yang juga anggota Grup Lawak Empat Sekawan ini menjalani pemeriksaan oleh tim Dokkes Polres Brebes, Selasa (25/6/2019). Pemeriksaan tersebut dilakukan secara tertutup di ruang Reskrim Polres Brebes.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho dengan dokumen yang diduga palsu itu, Qomar terpilih sebagai rektor dan dilantik pada 9 Februari 2017.

Dugaan pemalsuan muncul saat kampus Umus akan menggelar wisuda mahasiswanya pada November 2017. Saat itu diketahui Qomar tak bisa menunjukkan ijazahnya, dan ketika kampus mengecek ke perguruan tinggi yang mengeluarkan surat keterangan lulus itu, diperoleh jawaban jika Qomar belum memperoleh gelar S2 dan S3.

Rabu (26/6/2019) pagi ini Qomar mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. Dikutip dari detik.com, Qomar datang ke kantor Kejari Brebes Jalan Gajah Mada Brebes pukul 08.00 WIB didampingi para penasihat hukumnya. Dia langsung masuk ke ruang Seksi Pidana Umum.

Namun sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri, Qomar kembali menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini terkait penyakit asma yang dideritanya.

Qomar mengaku dirinya harus mendapat nebu setiap 8 jam sekali karena asma. Selain itu, tekanan darah Qomar juga sering tidak stabil sehingga harus diperiksa.

“Cek kesehatan dulu, kata dokter ahli asma, saya harus mendapatkan nebu. Doain saya,” kata Qomar.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara, detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.