Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelaksanaan Program Rumah Murah di Kudus Mundur Awal Juli

MURIANEWS.com, Kudus – Pelaksanaan program rumah murah bagi komunitas di Kudus yang rencananya dimulai akhir Mei lalu, mundur hingga awal Juli mendatang. Itu terjadi lantaran Pemkab Kudus masih mematangkan teknis program tersebut supaya berjalan lancar.

Bupati Kudus HM Tamzil mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan rumah akan dilakukan awal Juli mendatang. Sebagai langkah awal, pemkab akan memberikan kuota sebanyak 200 orang yang tergabung di berbagai komunitas berpenghasilan rendah.

“Awal Juli akan kami mulai,” ujarnya di Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (26/6/2019)

Untuk tahap I, tanah yang disediakan berada di Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu. Tanah seluas tiga hektare tersebut dirasa layak untuk dibangun rumah bagi 200 orang nantinya.

“Tahap I akan dibangun di sana,” ujar Tamzil.

Penggandengan praktisi dan tenaga ahli juga telah dilakukan. Untuk desain dan arsitektur, Undip Semarang dipilih sebagai partner. Kajian RTRW juga terus dilakulan, supaya pembangunan nanti tidak melanggar kawasan hijau.

“Kami persiapkan sebaik-baiknya,” katanya.

Sedang terkait teknis, Tamzil menjelaskan,  program kredit rumah murah dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hanya, saat medaftar peserta harus dalam bentuk komunitas atau paguyuban dengan minimal peserta 25 orang.

“Jadi memang dikhususkan untuk para komunitas atau paguyuban yang ada di Kudus,” ujarnya.

Peserta yang semula dikhususkan buruh di bawah naungan serikat rokok tembakau makanan dan minuman (RTMM) pun dirubah menjadi siapa saja yang berbentuk komunitas.

“PKL juga bisa mengikutinya, asal dalam bentuk paguyuban atau komunitas,” jelasnya.

Satu syarat tambahan bagi komunitas pengaju rumah murah adalah soal minimal pendapatan per bulan. Para pengaju, setidaknya harus mempunyai pendepatan setidaknya mendekati atau pas dengan UMR.

“Masyarakat yang memiliki pendapatan UMR dan telah mempunyai komunitas 25 orang silahkan mendaftar,” jelas Tamzil.

Sebelumnya, pelaksanaan program akan bekerjasama dengan BTN. Kepala Kanwil BTN Jateng-DIY Nuryanti menjelaskan, ada dua kabupaten yang sudah mengadakan nota kesepahaman terkait program rumah murah yakni Kabupaten Kendal dan Kudus.

Untuk cicilan perbulan, di Kudus bisa saja kurang dari Rp 700 ribu. Sehingga tidak memberatkan para komunitas yang berpenghasilan UMR.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...