Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Perlu Antre Subuh, Disdik Jateng Pastikan PPDB Bukan Adu Cepat

MURIANEWS.com, Semarang – Tahap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 telah dimulai dengan pengambilan token dan verifikasi berkas sejak Senin (24/6/2019) hingga Jumat (28/6/2019). Di hari pertama kemarin, banyak calon siswa di berbagai daerah yang antre sejak subuh karena termakan kabar siapa cepat yang akan diterima.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng memastikan jika penerimaan siswa baru tak berdasarkan siapa yang tercepat mendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Jumeri menekankan, pengambilan token dan verifikasi berkas bisa dilakukan di SMA dan SMK negeri terdekat. Tidak harus ke sekolah yang akan didaftar.

Diakui, banyak informasi berseliweran yang mengatakan jika siapa yang tercepat mendaftar akan diterima. Jumeri menegaskan, informasi tersebut tidak benar.

Sebab, seleksi PPDB di Jawa Tengah tetap mengacu pada tiga jalur, yakni jalur prestasi, perpindahan orang tua, dan zonasi.

“Untuk jalur zonasi, dasarnya jarak rumah dari sekolah yang dituju. Bukan siapa yang paling cepat mendaftar yang akan diterima,” katanya.

Jumeri menambahkan, pertimbangan cepat-cepatan hanya digunakan untuk memperebutkan satu kursi terakhir yang tersedia di setiap sekolah.

Dia mencontohkan, jika satu SMAN menerima peserta didik sebanyak 10 rombongan belajar (rombel), atau 360 siswa, maka posisi ke-360 itu baru akan diambilkan dari pendaftar tercepat. Itu pun  saat ada lebih dari satu peserta pada posisi itu, yang jarak rumahnya sama.

Sedangkan urutan 1-359 tetap ditentukan berdasarkan prestasi, perpindahan orang tua, dan zonasi.

“Jadi, tidak perlu resah, tidak usah datang ke sekolah dini hari karena ingin cepat-cepatan. Datang saja pada jam kerja karena dasar penentuannya bukan cepat-cepatan,” tandas Jumeri.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...