Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ratusan Orang Tua di Grobogan Rela Antre Sejak Subuh Demi Daftarkan Anaknya di SMAN 1 Purwodadi

MURIANEWS.com, Grobogan – Ratusan orang tua atau wali murid sudah berdatangan di SMAN 1 Purwodadi sejak Subuh, Senin (24/6/2019). Mereka rela menunggu berjam-jam di luar pintu gerbang guna mendampingi sang anak untuk melakukan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Itu dilakukan lantaran mereka merasa khawatir anaknya tidak bisa mendaftar ke sekolah tersebut. Kekhawatiran itu muncul seiring diberlakukannya aturan baru, yakni sistem zonasi.

Baca Juga:

“Dari informasi di media sosial, ada beberapa persoalan dalam PPDB di luar daerah, terkait pelakanaan sistem zonasi. Hal ini membuat khawatir, sehingga saya terpaksa harus mendampingi anak saat PPDB ini,” kata salah satu orang tua siswa yang mengaku bernama Sutarjo itu.

Dari pantauan di lokasi, hingga siang tadi, sudah hampir 500 orang yang mengambil nomor antrean untuk verifikasi berkas. Untuk mempermudah, pihak sekolah juga memberikan informasi alur PPDB di papan pengumuman yang ditempatkan di halaman depan ruang pengambilan nomor antrean.

Suasana verifikasi berkas dan pengambilan token di SMAN 1 Purwodadi, Senin (24/6/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)

Sesuai pengumuman itu, pada tahap pertama, pendaftar harus mengambil nomor urut antrean dan stopmap. Kemudian, melakukan verifikasi berkas serta verifikasi online dan terakhir adalah pengumpulan berkas.

Bagi pendaftar yang berkasnya sudah memenuhi persyaratan akan mendapatkan token untuk aktivasi akun. Akun inilah yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pendaftaran online mulai tanggal 1-5 Juli mendatang.

Kepala SMAN 1 Purwodadi Aris Supriyadi menegaskan, pelaksanaan PPDB di sekolahnya akan dilakukan sesuai peraturan dan petunjuk teknis yang diterbitkan pemerintah. Adapun total kuota yang disediakan di sekolahnya sebanyak 360 siswa.

Menurut Aris, verifikasi yang dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 28 Juni bukan merupakan pendaftaran. Tetapi hanya penelitian berkas dan cetak akun. Untuk pendaftaran yang dilaksanakan secara online akan dilangsungkan tanggal 1-5 Juli mendatang.

“Sejauh ini, belum muncul kendala dalam proses PPDB. Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, kami sudah melaksanakan sosialisasi terkait sistem zonasi pada sejumlah pihak. Yakni, SMP negeri dan swasta di sekitar sekolah, kepala desa dan camat. Dengan demikian, sedikit banyak mereka sudah memahami pelaksaan sistem zonasi itu,” katanya.

Aris menambahkan, penerimaan peserta didik baru itu ada beberapa jalur. Yakni, zonasi sebanyak 70 persen, 25 persen jalur prestasi (20 persen di dalam zonasi dan 5 persen di luar zonasi) serta 5 persen lagi diperuntukkan bagi anak yang mengikuti orang tuanya karena mutasi atau pindah tugas.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...