Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pria di Klaten Bunuh Teman Sekamar Karena Dipaksa Hubungan Sesama Jenis

0 457

MURIANEWS.com, Klaten – Seorang pria di Klaten berinisial JKS alias Ucok (20) warga Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, nekat menghabisi nyawa temannya sendiri berinisial HF (53) warga Desa Pakahan, Kecamatan Jogonalan, Klaten.

Penyebabnya, Ucok marah karena dipaksa berhubungan intim sesama jenis. Korban sendiri diduga sebagai seorang gay (penyuka sesama jenis). Antara korban dan pelaku merupakan teman satu komunita sosial di daerah Sleman.

Aksi pembunuhan itu terjadi pada hari Lebaran, yakni Rabu (5/6/2019) lalu di rumah korban. Pelaku menyabet leher korban dengan pisau, membenturkan kepalanya dan mengikat tubuhnya hingga meninggal dunia. Tubuh korban lalu ditinggal begitu saja.

Wakapolres Klaten Kompol Moh Zulfikar Iskandar mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari penemuan mayat korban. Mayat korban baru ditemukan pada Jumat (7/6/2019). Dari hasil pemeriksaan mayat diketahui jika korban tewas karena dibunuh.

“Dari hasil penyelidikan pelakunya adalah teman korban. Usai melakukan pembunuhan, tersangka melarikan diri ke Jakarta,” katanya, Kamis (20/6/2019).

Setelah polisi mengetahui identitas pelaku, polisi lantas mencari korban dan menangkapnya di Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah membunuh korban karena kesal dipaksa berhubungan intim.

“dari keterangannya, malam itu tersangka bersama korban tiduran sambil bincang bincang. Dan pada pukul 3.00 WIB, korban mengajak tersangka untuk melakukan hubungan intim. Tetapi tersangka menolak,” ujarnya.

Meski Ucok menolak, korban terus memaksa. Bahkan menarik celana korban agar mau diajak berhubungan intim. Akhirnya, Ucok kesal dan menyabetkan pisau ke arah leher.

Sempat terjadi perlawanan dari korban, namun akhirnya korban tak berdaya setelah kepalanya dibentukan sebanyak tiga kali.

”Tersangka juga menutup mulut korban dengan guling. Karena masih bergerak, kemudian korban diikat hingga ditemukan warga dalam kondisi meninggal,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Dicky Hermansyah menyatakan, dalam penyidikan kasus ini pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pisau yang digunakan untuk menyabet leher korban.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 338 KUHP. Dengan jeratan pasal ini tersangka terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.