Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Aksi Bakar Jerami di Jalan Raya Godong-Karangrayung Bikin Repot Polisi dan Petugas Damkar

0 156

MURIANEWS.com, Grobogan – Meski sudah berulangkali diingatkan, aksi bakar jerami sembarangan di pinggir jalan raya masih saja dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab. Adanya aksi bakar jerami seenaknya itu tak ayal membuat repot banyak pihak. Yakni, pengendara, polisi dan petugas damkar yang terkadang terpaksa diudang untuk memadamkan api yang membakar tumpukan jerami kering itu.

“Siang tadi, kita baru menerima laporan adanya tumpukan jerami kering yang terbakar di pinggir jalan Raya Godong-Karangrayung, tepatnya di Desa Pangkalan. Dalam kejadian ini, kita terpaksa meminta bantuan pemadam kebakaran, karena apinya cukup besar dan lokasinya dekat dengan rumah warga,” kata Kapolsek Karangrayung AKP Lamsir, Rabu (19/6/2019).

Adanya aksi pembakaran jerami seenaknya sendiri tanpa mempedulikan keselamatan orang lain juga bikin sibuk polisi. Akibat aksi pembakaran itu, asap dari jerami yang dibakar sempat menutupi jalan raya sehingga mengganggu pengendara.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan jerami yang dibakar warga hingga membuat jalan tertutup asap. (MURIANEWS.com/Dani Agus)

Munculnya asap tebal dari pembakaran jerami menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. Soalnya, jalan raya tertutup asap tebal sehingga mengganggu pandangan pengendara motor maupun mobil.

“Sudah beberapa kali kita dapat laporan warga terkait pembakaran jerami dipinggir sawah atau jalan raya. Ketika kena angin, asap pembakaran jerami bisa menutup jalan dan ini sangat membahayakan,” kata mantan Kasat Sabhara Polres Grobogan itu.

Terkait kejadian itu, Lamsir menghimbau kepada petani untuk bersikap hati-hati saat melangsungkan panen. Yakni, tidak menaruh hasil panen di bahu jalan karena mengganggu arus kendaraan.

Selain itu, petani juga diminta tidak membakar tumpukan jerami dekat dengan jalan raya. Solanya, jika ada angin berhembus, asap pembakaran bisa menutup jalan dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Saya minta petani jangan bakar-bakar jerami di pinggir jalan. Kalau mau dibakar, sebaiknya ditaruh ditengah sawah yang jauh dari jalan. Satu hal lagi, kalau bakar jerami jangan langsung ditinggal begitu saja. Tetapi harus diawasi agar apinya tidak menjalar ke lokasi lain,” imbuhnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.