MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perangkat Desa di Pati Ini Ditemukan Terbujur Kaku di Rumahnya

0 1.425

MURIANEWS.com, Pati- Moh Subadar (65) warga Desa Tayu Kulon RT 04 RW 01, Kecamatan Tayu, Pati, ditemukan sudah terbujur kaku dalam rumahnya. Pria yang hidup sebatang kara itu, meninggal dunia tanpa diketahui oleh warga sekitar.

Kapolsek Tayu AKP Sayadi mengatakan, kapan meninggalnya Subadar memang tidak ada yang tahu. Hanya saja, pada Senin (17/6/2019) kemarin, salah satu perangkat Desa Tayu Kulon, yakni Nur Kholis, hendak menjenguk korban.

Dari keterangan Nur Kholis, korban saat itu memang sedang sakit. Kemudian saksi berinisiatif untuk menjenguk korban di rumahnya yang tinggal sendirian. Apalagi, korban juga merupakan salah satu perangkat Desa di Tayu Kulon.

Saat tiba di rumah korban, mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Saksipun kemudian memanggil-manggil korban sambil berharap agar segera dibukakan pintu.

Setelah dipanggil beberapa kali, ternyata tidak ada jawaban dari korban. Selanjutnya saksi berusaha melihat ke dalam rumah melalui jendela. Ternyata, saksi melihat korban tergeletak di lantai dalam keadaan tanpa pakaian.

“Mengetahui hal itu, saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar dan berusaha mendobrak pintu depan rumah. Setelah pintu berhasil didobrak, didapati korban tergeletak dilantai dan tidak bergerak,” katanya, Selasa (18/6/2019).

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tayu. Aparat dan tim medis kemudian melalukan pemeriksaan dan memastikan korban sudah meninggal dunia.

Dari hasil visum yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kondisi mayat sudah kaku. Korban diperkirakan sudah meninggal selama enam jam sebelum ditemukan.

“Korban diduga punya riwayat penyakit kronis dan pernah menjadi pasien di Puskesmas Tayu 1,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.