Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jateng Modifikasi Sistem PPDB SMA, Peluang Siswa Prestasi Lompat Zonasi Semakin Besar

0 141

MURIANEWS.com, Semarang – Kekisruhan yang muncul akibat sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, membuat Pemprov Jateng mengambil langkah cepat. Pemprov memutuskan untuk melakukan modifikasi sistem PPDB online untuk SMA/SMK.

Dengan modifikasi ini, peluang siswa berprestasi untuk memilih sekolah yang diinginkan lebih besar. Ini berbeda dengan sistem PPDB sesuai Pemermendikbud Nomor 51 Tahun 2018 yang yang hanya menyediakan 5 % kuota untuk jalur prestasi di luar zonasi, serta 5 % untuk mutasi lintas wilayah.

Sementara kuota 90 % difokuskan untuk siswa dalam zona yang paling dekat dengan sekolah.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, telah berkonsultasi dengan Kemendikbud mengenai modifikasi sistem PPDB ini.

“Siswa berprestasi akan mendapatkan dua zona. Ketika keluar daerah, dia menggunakan ketentuan Permendikbud sejumlah 10 persen. Kalau di dalam zona, kalau banyak ketersediaan sekolah, kita pertimbangkan sampai 20 persen di zona masing-masing,” kata Ganjar, Selasa (18/6/2019).

Siswa berprestasi dipastikan akan langsung lolos dalam dan di luar zona jika mendapatkan juara 1, 2, 3 lomba internasional dan juara 1 lomba tingkat nasional. Dengan catatan, lomba yang diikuti berjenjang.

Ia menyebut, siswa berpretasi diberikan kesempatan lebih luas karena sebagai bentuk penghargaan. Selain itu juga untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Mengingat, mutu pendidikan satuan pendidikan di Jateng belum sama.

Baca juga:

Pada pelaksanaan PPDB 2018 lalu, ada beberapa sekolah di daerah yang kekurangan sekolah. Dan pada saat ini pun menurut laporan yang diterimanya ada beberapa sekolah yang berpotensi kekurangan siswa.

Yakni di Wonogiri, Purbalingga, dan Kendal. Oleh karenanya, pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis. Saat ini pun pihaknya sedang melakukan pendataan, sehingga bisa memotret daerah mana saja yang nanti bisa menyerap siswa.

“Kita berikan keleluasaan di zona masing-masing. Kalau mereka merasa memiliki prestasi bagus, bisa memilih sekolah terdekat. Dan pasti mendapatkan prioritas masuk,” ujarnya.

Ganjar pun meminta kepada dinas untuk segera membuat informasi cara pendaftaran serta zonasi, agar masyarakat atau para orangtua tidak kebingungan. Telkom juga membantu para calon siswa dengan menyediakan 140 server.

Pendaftaran bisa dilakukan di rumah, melalui WiFi corner atau datang ke kantor Telkom terdekat. “Ini bukan aplikasi, tetapi berbasis web (web base). Memakai handphone juga bisa,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Jumeri mengatakan, budaya kompetisi yang sehat harus dibangun agar memotivasi siswa makin tekun belajar, meningkatkan kreativitas, inovatif dan kapasitasnya.

“Siswa berprestasi dapat diberikan peran sebagai partner dalam peningkatan pembelajaran di lingkungan sekolah. Untuk itu, pemerintah menjamin pelayanan pendidikan siswa yang berprestasi,” pungkasnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.