MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Legalisasi Akta dan KK, Disdukcapil Kudus Dipenuhi Siswa SMP

0 159

MURIANEWS.com, Kudus – Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus mulai dipenuhi pelajar tingkat SMP. Mereka memadati kantor sejak pagi guna lakukan legalisasi akta kelahiran dan kartu keluarga (KK).

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kudus Putut Winarno mengatakan, peningkatan legalitas akta dan KK mulai terjadi sejak pekan lalu. Legalisasi dua surat penting tersebut memang jadi salah satu syarat untuk mendaftar ke jenjang SMA  melalui jalur PPBD.

“Pekan kemarin sudah mulai ada peningkatan legalisir,” ucapnya.

Permintaan pun bertambah secara signifikan. Jika biasanya bagian legalisasi hanya melayani sekitar puluhan hingga seratusan legalisasi, kini bertambah sampai 500 pemohon per harinya.

“Peningkatannya sangat tajam,” lanjut Putut.

Guna mempermudah, para siswa yang ingin melegalisasi akta dan KK bisa langsung menuju loket pelayanan untuk penandatanganan. Tujuannya, tidak terjadinya penumpukan antrean yang panjang.

“Kami upayakan supaya tidak ada antrean yang panjang,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kudus Harjuna Widada membenarkan jika KK dan Akta yang telah di legalisasi memang jadi salah satu syarat mendaftar PPDB. Legalisasi juga harus dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kudus.

“Salah satu syaratnya harus melakukan legalisasi kartu keluarga dan akta kelahiran,” ucapnya.

Tujuannya, untuk memastikan jika salinan kartu keluarga dan akta lahir yang diserahkan adalah asli. Serta sesuai dengan alamat tempat tinggal orang tuanya.

“Karena memang tahun ini sistemnya zonasi,” tandas Harjuna.

Sementara Nur Halimah siswa SMP 1 Jati Kudus mengaku tidak terlalu mempermasalahkan persyaratan tersebut. Ini mengingat persyaratan juga berlaku pada semua peserta didik yang akan mendaftar ke jenjang berikutnya.

“Memang sudah menjadi syaratnya, tidak apa-apa,” kata Nur.

Proses legalisasi di Disdukcapil juga dirasa tidak terlalu membutuhkan waktu yang lama. Atas pelayanan yang cepat, pihaknya mengucapkab terimakasih pada para petugas pelayanan yang bertugas.

“Terimakasih, karena telah melayani dengan baik,” tuturnya.

Senada, Rizki pelajar lainnya mengatakan hal yang sama. Ia akan meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Tepatnya ke Sekolah Menengah Kejuruan.

“Sedang akta dan KK yang sah adalah salah satu persyaratannya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.