MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemain Senior Mulai Hiasi Wajah Persiku Kudus

0 2.717

MURIANEWS.com, Kudus – Kekosongan slot pemain senior pada Tim Persiku Kudus mulai terisi. Total, tiga penggawa dari tiga posisi yang berbeda kini tengah dalam masa nego kontrak. Tiga posisi tersebut adalah pada goalkeeper, stopper, dan striker.

Pada posisi goalkeeper bercokol nama Ray Redondo yang sebelumnya membela tim Liga Tiga Nasional, yakni Persijap Jepara. Pada posisi stopper, diisi oleh pemain matang berusia 30 tahun jebolan Liga 3 Nasional, Aang. Serta pada posisi striker diisi oleh Wisnu.

Arsitek Tim Macan Muria Subangkit mengatakan ketiga pemain telah bergabung sepekan ini. Nominal kontrak juga tengah dibicarakan dengan pihak manajemen. Dengan tujuan ketiga pemain segera resmi berseragam Persiku.

“Sedang melakukan kesepakatan dengan manajemen,” ucapnya.

Bangkit mengatakan, secara teknis dan performa, ketiga pemain dirasa telah memenuhi kriterianya. Hanya, ketiga pemain tetap diminta untuk segera menyesuaikan pola latihan dengan pemain-pemain lain.

“Kami harap mereka memang cepat menyesuaikan,” lanjut Bangkit.

Dengan jam terbang yang dirasa cukup tinggi, Bangkit meyakini tak ada kesulitan bagi 3 penggawa senior baru untuk menyesuaikan latihan. Kedewasaan serta jiwa leader di lapangan juga diyakini tak jadi masalah lagi.

“Saya rasa dari dua segi tersebut mereka mumpuni,” katanya.

Pengisian pemain senior pada tiga posisi tersebut bukan tanpa alasan. Posisi kiper, bek tengah serta striker dirasa merupakan posisi krusial yang membutuhkan jiwa kepemimpinan, ketenangan, dan kematangan.

“Itulah salah satu alasannya,” jelas Bangkit.

Penempatan pemain senior pada posisi belakang juga diharapkan bisa memperkokoh pertahanan serta mempertegas pertahanan. Serta melanjarkan gaya bermain bangun serangan dari belakang yang kerap dipertontonkan skuad saat pertandingan.

“Karena faktor-faktor non teknis juga sangat berpengaruh,” kata Bangkit.

Sementara Bupati Kudus, HM Tamzil berharap Persiku bisa kembali ke tangga menuju kasta tertinggi Liga Indonesia. Mengingat semua klub se angkatan Persiku seperti PSS Sleman, Persebaya Surabaya, serta Persela Lamongan telah berada pada kasta tertinggi Liga Indonesia.

“10 tahun sudah cukup terpuruknya, semoga Persiku bisa naik ke kasta tertinggi atau setidaknya pada kasta kedua liga,” ucap Tamzil.

Harapan lain, Persiku bisa mempromosikan Kudus lewat gaya sepak bola serta sepak terjangnya nanti pada saat arungi liga. Performa maksimal juga dibebankan pada anak asuhan Subangkit. Mengingat masyarakat Kudus telah rindu mengangkat piala.

“Persiku harus berbicara banyak pada liga tahun ini,” tandas Tamzil.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.