Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasar Rakyat Tak Kunjung Digunakan, Pemilik Kios Dideadline 2 Bulan

MURIANEWS.com, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memberikan tenggang waktu dua bulan bagi para pedagang Pasar Rakyat yang telah diberi hibah kios secara gratis. Pemberian tenggang waktu menyusul banyaknya kios yang belum ditempati pedagang.

Padahal, Dinas Perdagangan mengintruksikan para pedagang untuk segera memakai kiosnya pasca Lebaran 2019 lalu. Namun, kenyataan di lapangan, baru ada tiga pedagang yang menempati kios miliknya.

“Hingga kini belum terihat, hanya beberapa saja,” ujar Sekretaris Dinas Perdagangan Kudus, Andy Imam Santoso.

Kios dengan total 35 buah sebenarnya telah diserah terimakan pada para pedagang. Hanya, minat pedagang untuk segera berjualan di pasar yang menghabiskan dana hingga Rp 5 miliar lagi-lagi jadi sandungan.

“Pedagang masih ingin berjualan di luar pasar (tempat berjualan sebelumnya,red),” jelas Andi.

Sanksi tegas akan pihaknya berlakukan. Jika dalam 2 bulan ke depan para pedagang yang telah diberi kios belum juga menempati tempatnya, kios akan ditarik kembali dan diberikan pada pedagang lain yang bersungguh-sungguh ingin berjualan.

“Agustus nanti akan kami berlakukan kebijakan tersebut,”  tegas Andi.

Sedang untuk los, pemberian secara cuma-cuma akan dilakukan guna menarik para pedagang sehingga pasar bisa segera berfungsi. Bagi yang berminat, hanya perlu mendaftarkan dirinya ke Dinas Perdagangan dan membayar retribusi pasar perbulannya saja.

“Total ada 207 los untuk pedagang daging dan sayur di Pasar Rakyat,” terangnya.

Sementara salah seorang pedagang Endang, mengaku telah membuka kiosnya cukup lama. Imbas dari belum dibukanya kios-kios lain pada komplek Pasar Rakyat pun Ia rasakan.

“Pembeli masih jarang mampir di Pasar Rakyat, dagangan masih sepi,” ucapnya.

Ia pun berharap pedagang-pedagang lain bisa segera membuka kiosnya. Sehingga minat pembeli untuk mampir ke Pasar Rakyat bisa segera meningkat.

“Ya semoga bisa segera buka semua, los-los juga bisa segera dipakai, sehingga terlihat memang seperti pasar,” tandas Endang.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo mengharapkan penggunaan lapak dan kios di Pasar Rakyat di Kompleks Pasar Baru, Wergu Kulon oleh para pedagang segera dilakukan. Ia memberikan deadline efisiensi penggunaan hingga pasca lebaran mendatang.

Rencana awal, Pasar Rakyat ini nantinya akan menampung pedagang klontong, sayuran dan daging. Sebanyak 35 kios dan 189 los telah disiapkan untuk menampung para pedagang. Terutama  para pedagang yang berjualan di area teras Pasar Baru.

Untuk ukuran kios, ada dua jenis ukuran. Yang pertama adalah 2,5×2 meter dan yang berukuran  3×2 meter. Sedangkan untuk ukuran lossnya berada di angka 1,5×1 meter.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...