Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sambil Teler, Bocah Baru Gede Ini Curi 2 Motor di Kebumen

0 84

MURIANEWS.com, Kebumen – Seorang bocah baru gede berinisial JM (15) warga Kedungreja, Kabupaten Cilacap, nekat mencuri sepeda motor. Tak tanggung-tanggung, dua motor telah dicuri bocah ini.

Dua motor yang dicurinya itu yakni Honda Beat dan Suzuki Satria FU. Untuk menggondol dua motor ini, bocah yang hanya lulusan SD ini mengaku hanya butuh waktu singkat.

Namun kini bocah ini harus berususan dengan hukum, setelah ditangkap polisi karena kasus ini. Ia diamankan di rumahnya.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede menyatakan, pengakuan bocah ini kemampuan mencuri motor ini didapatkan dari seorang residivis curanmor yang baru bebas dari penjara.

“Pengakuannya dalam hitungan menit, tersangka ini dapat membawa kabur sepeda motor korban. Ilmunya ia dapatkan dari seorang residivis. Selanjutnya dipraktekkan oleh tersangka, dan berhasil mencuri dua sepeda motor,” katanya, Kamis (13/6/2019).

Dari hasil penyelidikan, diketahui jika motor itu dicuri pada saat ada pertunjukan wayang kulit di Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, Kebumen pada Selasa (11/6/2019) lalu. Di sini ia mencuri Honda Beat itu dari tempat parkir.

Modusnya, bocah ini mengincar sepeda motor yang jadi sasaran. Setelah kondisi memungkinkan, dengan berbekal kunci “Y” bocah ini merusak kunci kontak motor. Dan dalam hitungan menit langsung kabur.

Bocah ini kepada polisi juga mengaku menenggak minuman keras hingga setengah teler sebelum menjalankan aksinya. Miras ini menurut dia, digunakan untuk memunculkan rasa berani.

“Tersangka mengincar sepeda motor yang pelindung tutup kuncinya terbuka. Jadi jika posisi tertutup, tersangka mengaku agak kesulitan untuk mencuri sepeda motor itu,” ujar kapolres.

Sebelum melakukan aksi pencurian di Adimulyo, tersangka juga melakukan pencurian Suzuki Satria Fu di Kecamatan Puring.

Kini bocah ini harus berurusan dengan hukum dan menghuni penjara. Polisi menjeratnya dengan Pasal 363 ayat (1) KUH Pidana, ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Karena tersangka masih di bawah umur, maka proses hukum yang diterapkan padanya pun disesuaikan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.