Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

32 Orang Meninggal Kecelakaan di Jateng Selama Lebaran

0 179

MURIANEWS.com, Semarang – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 mengalami peningkatan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2018 jumlah korban meningal hanya 12 orang, sementara Lebaran tahun ini mencapai 32 orang.

Sebagian besar korban meninggal di jalanan non tol. Data ini didapatkan dari hasil evaluasi yang dilakukan Ditlantas Polda Jateng. Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Antariksa menyebut, 32 orang meninggal itu tercatat dari 256 kejadian kecelakaan.

Jumlah kecelakaan ini mengalami penurunan bila dibandingkan dalam operasi yang sama tahun lalu. Saat itu jumlahnya mencapai 324 kasus.

“Korban meninggal mengalami peningkatan, dan didominasi kejadian kecelakaan di luar jalur tol,” katanya usai mengikuti Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2019 di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Kamis (13/6/2019).

Korban meninggal tersebut mayoritas terjadi di jalur non-tol, sedangkan di jalur tol ada 4 korban meninggal. Rudy menyebut korban meninggal kecelakaan di non-tol rata-rata bukan pemudik melainkan warga lokal dan pengendara motor. “Mereka sifatnya arus lokal, bukan pemudik,” katanya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja menyatakan, jumlah korban yang menderita luka berat juga menurun dari 25 pada 2018, kini menjadi 15 orang. Demikian pula untuk korban luka ringan menurun dari 430 orang menjadi 334 pada 2019.

“Jumlah korban luka berat 25 menjadi 15 atau turun 40% dibandingkan OKC 2018. Untuk korban luka ringan 430 menjadi 334, turun 22% dibandingkan OKC 2018,” katanya.

Sementara itu, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Budi Yuwono yang memimpin apel konsolidasi itu menyebut jika pelaksanaan mudik dan balik serta perayaan Idul Fitri di Jateng berlangsung aman dan kodusif.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.