MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Usai Pemilu, Jepara Telah Terbitkan 4 Ribuan Suket Pengganti E-KTP

0 75

MURIANEWS.com, Jepara – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jepara, memastikan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan tetap berjalan maksimal selama libur Lebaran. Bahkan petugas telah disiagakan, dan hanya libur pada hari H Idul Fitri.

Kabid Pencatatan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Disdukcapil Jepara, Dasuki menyatakan, pada tanggal 3, 4, 6 dan 7 Juni 2019 pelayanan tetap buka. Namun hanya setengah hari hingga 12.00 WIB, karena suasana Lebaran.

Pelayanan kembali seperti semula sejak Senin (10/6/2019) lalu. Sejauh ini, menurut dia, masyarakat yang melakukan pengurusan dokumen kependudukan masih relatif sepi. Meskipun sepi, jumlahnya tetap memenuhi ruang tunggu di Kantor Disdukcapil.

“Dalam masa Lebaran memang sepi. Jumlah mereka yang mengajukan pengurusan kependudukan sekitar 50-an orang saja rata-rata. Tapi itu di masing-masing jenis pelayanan. Mulai pembuatan E-KTP, KK, surat pindah, dan akta kelahiran. Jadi ruang tunggu tetep penuh,” ujar Dasuki.

Khusus untuk pembuatan E-KTP saja, untuk hari biasanya Disdukcapil Jepara biasa melayani sampai 500 orang pemohon setiap harinya. Sedangkan untuk permohonan yang lain, seperti pembuatan KK (Kartu Keluarga) malah bisa lebih banyak setiap harinya.

Saat ini Disdukcapil juga kembali mengalami kehabisan stok blangko E-KTP. Sebelum Pemilu 2019 sebenarnya ada pasokan sekitar 40 ribu keping. Namun stok itu langsung habis, karena memang banyak warga yang sebelumnya belum mendapatkannya.

“Sejak selesai Pilpres kami sempat dapat pasokan blangko E-KTP dari provinsi sebanyak 500 keping. Jumlah sebanyak itu hanya dalam sehari langsung tidak tersisa lagi,” terangnya.

Masyarakat yang mengurus E-KTP, akhirnya hanya diberikan Surat Keterangan (Suket) yang fungsinya sama dengan E-KTP. Sampai saat ini sudah ada sekitar 4.000-an lembar Suket yang sudah diberikan. Jumlah itu terhitung sejak selesai Pemilu 2019.

Menurut dia, pemerintah pusat, sudah mengetahui berapa jumlah kebutuhan blangko E-KTP. Karena sistem pelayanannya menggunakan online, maka setiap hari semua pelayanan yang diberikan, selalu masuk ke pemerintah pusat.

”Ibaratnya kami laporan setiap hari ke pemerintah pusat. Berapa kebutuhan blangko E-KTP. pemerintah pusat sudah tahu. Kami di daerah hanya  tinggal menunggu kiriman saja,” tegas Dasuki.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.