MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Stok Darah Sempat Kosong, Puluhan Warga dan PNS di Grobogan Ramai-Ramai Donor Darah

0 28

MURIANEWS.com, GroboganAksi donor darah dilakukan sejumlah pejabat, PNS serta masyarakat di kantor PMI Grobogan, Rabu (12/6/2019). Aksi ini dilakukan menyusul adanya imbauan dari PMI yang meminta masyarakat agar berkenan menyumbangkan darahnya karena stok darah mengalami kekosongan pada Selasa (11/6/2019) malam.

Imbauan yang disampaikan melalui media sosial maupun pesan pendek itu langsung mendapat respon dari masyarakat. Pada malam itu juga, ada belasan orang yang menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

Pada pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB, PMI Grobogan menyampaikan informasi jika sudah memiliki persediaan darah sebanyak 19 kantong. Rinciannya, stok golongan darah A sebanyak 3 kolf atau kantong, golongan darah B (8), golongan darah O (4), dan golongan darah AB (4).

Jumlah persediaan darah ini dimungkinkan bisa bertambah banyak. Hal ini menyusul adanya pejabat, PNS di lingkup Pemkab Grobogan yang ramai-ramai datang ke PMI untuk menyumbangkan darahnya sejak siang tadi. Selain itu, banyak pula masyarakat yang juga datang ke PMI untuk tujuan yang sama.

“Sampai sore tadi, sudah ada sekitar 90 orang yang sudah donor darah. Kemungkinan masih ada tambahan pendonor lagi. Dengan banyaknya pendonor ini, stok sementara mencukupi,” kata Ketua PMI Grobogan Moh Sumarsono di kantor PMI.

Menurutnya, setelah mendapat laporan adanya kekosongan stok darah, ia langsung menghimbau kepada para kepala OPD, camat, beserta anak buahnya agar berkenan menyumbangkan darahnya ke PMI. “Tadi malam, saya langsung mengimbau agar pada kepala OPD, camat dan anak buahnya untuk donor darah ke PMI. Alhamdulillah, imbauan ini mendapat respon positif,” sambung Sekda Grobogan itu.

Sumarsono menambahkan, sebelum puasa lalu pihaknya sudah memiliki cukup banyak persediaan darah. Namun, persediaan sudah terpakai selama kurun puasa dan lebaran yang kebutuhannya memang cukup banyak.

Selama bulan puasa lalu jumlah pendonor darah memang turun drastis. Kondisi ini menyebabkan pihaknya tidak memiliki stok darah yang cukup banyak.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.