Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diserbu Ribuan Warga, 21 Gunungan Kupatan Kanjeng Sunan Muria Raib dalam Hitungan Menit

0 85

MURUANEWS.com, Kudus –  Tak kurang dari sepuluh menit pasca-didoakan, 21 gunungan kupat yang tersaji pada Festival Kupatan Kanjeng Sunan Muria ludes jadi rebutan wisatawan Makam Sunan Muria, Rabu (12/6/2019). Para wisatawan bahkan telah memadati komplek Taman Ria, Colo tempat berlangsungnya festival sedari pagi.

Sudarsih, wisatawan asal Yogyakarta bahkan sengaja datang sehari lebih awal guna mengikuti tradisi kupatan terbesar di Kota Kretek tersebut. Dengan harapan bisa menyaksikan dan jika beruntung mendapatkan kupat yang telah didoakan.

“Saya bersama suami dan anak,” lanjutnya.

Ia bersama keluarga bahkan telah dua kali ini mengikuti tradisi yang dimulai sejak tahun 2007 silam. Selain menghadiri tradisi, Sudarsih tentunya juga berziarah ke Makan Sunan Muria terlebih dahulu.

“Sembari ziarah dan ngalap berkah,” tandasnya.

Senada Rohayah wisatawan asal Cirebon mengatakan, pihaknya sengaja datang lebih awal untuk mengikuti kegiatan satu tahunan tersebut. Dengan harapan pihaknya bisa meraup berkah dari tradisi satu tahunan tersebut.

“Kami sekeluarga datang dari kemarin,” terangnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Kasmudi mengatakan, ada kenaikan pengunjung dari tahun sebelumnya. Tahun 2018 lalu, setidaknya ada seribuan lebih pengunjung yang padati lokasi tradisi.

“Sedang pada tahun ini bisa mencapai 2.000 lebih,” terangnya.

Sesuai kemampuan dinas, pihaknya menjamin tradisi kupatan Sunan Muria akan terus berkembang dari tahun ke tahun. Dengan tujuan, tradisi tersebut bisa tersohor ke penjuru negeri bahkan dunia.

“Tahun depan kami kembangkan lebih baik lagi,” ucapnya.

Selain tradisi kupatan yang menarik minat wisatawan, belasan stand UMKM lokal juga disediakan. Berbagai stand tersebut menyediakan berbagai produk lokal Colo. Seperti kopi muria, sirup parijoto, serta berbagai hasil industri rumah tangga lain.

“Semua juga dalam rangka mendongkrak pariwisata Sunan Muria,” tandasnya.

Sementara Bupati Kudus HM Tamzil mengapresiasi semua pihak terkait yang telah menyukseskan acara Kupatan Sunan Muria. Semua elemen dianggap telah bekerja keras dan sungguh-sungguh dalam menyiapkan gelaran.

“Masyarakat, panitia, serta segala unsur terkait saya apresiasi kesungguhannya dalam mempersiapkan hal ini,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.