MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tamzil Dorong Agar Festival Bulusan Lebih Dikenal Masyarakat Luas

0 28

MURIANEWS.com, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil mendorong agar festival bulusan di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo lebih dikenal masyarakat luas. Apalagi, menurutnya tradisi bulusan memiliki khas yang berbeda dibanding dengan tradisi kupatan di daerah lain.

“Harapannya kegiatan ini bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Selama ini hanya dikenal masyarakat Kudus dan sekitarnya saja,” katanya selepas menghadiri tradisi bulusan, Rabu (12/6/201).

Tamzil mengatakan, ke depan ia berupaya untuk lebih menarik masyarakat luas untuk datang di tradisi bulusan. Sehingga bisa menikmati lebaran kupatan sambil menikmati tradisi leluhur yang masih dilestarian hingga sekarang.

“Ke depan ikon bulus ini bagus untuk dijadikan souvenir, kaos atau produk lain. Sehingga nantinya juga ada UMKM, biar mengenalkan tradisi juga ada UMKM peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Hadipolo Wawan Setiawan mengaku siap. Pihaknya akan berusaha untuk terus menampilkan tradisi bulusan yang lebih menarik. Sehingga mampu menyedot masyarakat luas. Tidak hanya masyarakat di Kudus saja.

“Kami siap untuk terus untuk mengemas tradisi ini supaya lebih menarik,” ungkapnya.

Ia mengatakan, apabila dibanding tahun lalu festival bulusan tahun ini terbilang meriah. Menurutnya, banyak masyarakat antusias dengan kegiatan rutin tahunan tersebut.

“Ini terlihat pesertanya lebih banyak. Masyarakat antusias. Ke depan supaya lebih antusias dan meriah lagi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kirab budaya bulusan warga Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo, Rabu (12/6/2019) berangsung meriah. Tradisi yang diperingati setiap tanggal 8 Syawal itu sebagai bentuk untuk menghormati atau haul Mbah Dudo.

Turut hadir dalam kirab budaya tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kudus, HM Tamzil dan Hartopo, pejabat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Kudus, unsur Muspika Kecamatan Jekulo, Kades Hadipolo, serta ribuan masyarakat.

Proses kirab dimulai dari SD 4 Hadipolo kemudian berjalan sekitar satu kilo menuju kompleks makam Mbah Dudo. Dalam kirab tersebut diikuti oleh sembilan peserta yang berasal dari masing-masing RT di Dukuh Sumber Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo.

Bupati dan Wakil Bupati Kudus pun tak ketinggalan untuk ikut kirab tersebut. Kedatangannya orang nomor satu di Kota Kretek itu disambut tokoh masyarakat setempat dan dua orang penari kretek. Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Kudus berjalan menuju kompleks makam Mbah Dudo sambil menyapa masyarakat yang hadir.

Di komplek Makam Mbah Dudo, Bupati dan Wakil Bupati Kudus berkesempatan untuk memberikan makan bulus (kura-kura). Proses makani bulus digelar setiap tahunnya. Dipercaya oleh masyarakat memberikan makan bulus saat festival dapat membawa berkah.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.