Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jalur Pantura Pati Jadi Primadona Arus Balik dari Jatim

0 384

MURIANEWS.com, Pati- Jumlah pengendara yang melintasi jalur pantura timur wilayah Kabupaten Pati pada arus balik Lebaran tahun ini, jumlahnya meningkat pesat dibandingkan pada pekan mudik lalu.

Jalur ini menjadi primadona yang dipilih pemudik dari Jawa Timur, karena ada banyak pertimbangan. Mulai dari minimnya kemacetan, hingga banyak objek wisata serta tempat-tempat kuliner pusat oleh-oleh yang menjadi jujugan pemudik.

Diperkirakan, lonjakan kendaraan pada saat arus balik ini, karena banyak pengendara yang memilih untuk melalui jalur pantura ketimbang melalui jalur tengah via Tol Trans Jawa.

Dari hasil pantuan arus lalu lintas oleh petugas Satlantas Polres Pati, mendapati lonjakan cukup signifikan saat arus balik. Khususnya kendaraan yang datang dari arah timur menuju ke barat.

“Saat arus mudik lalu di jalur pantura wilayah Pati-Rembang menuju Jawa Timur sangat lengang sekali. Berbeda dengan arus balik kali ini terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang melintas terutama dari arah timur menuju ke barat,” kata Kasatlantas Polres Pati, AKP Christian C Lolowang, Rabu (12/6/2019)

Dia menyebutkan, lonjakan kendaraan sudah mulai terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran. Hingga hari ini juga masih bayak kendaraan pelat luar kota, terutama pelat B dari arah Jawa Timur menuju Jakarta.

“Mungkin para pengendara tidak lewat tol, karena ingin menikmati perjalanan. Sebab pada arus balik ini, beberapa lokasi pusat wisata, terutama tempat kuliner di Kabupaten Pati banyak dikunjungi warga dari luar kota,” imbuhnya.

Sementara untuk evalusi Operasi Ketupat Candi tahun ini, Kasatlantas Polres Pati menjelaskan meski terjadi kenaikan jumlah kecelakaan, namun untuk kejadian kecelakaan di jalan nasional bisa ditekan.

“Kalau tahun lalu terjadi dua kejadian laka lantas di jalan nasional, untuk tahun ini hanya satu kejadian. Namun kecelakaan yang terjadi di jalan provinsi dan kabupaten jumlahnya meningkat,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.