Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Nilai Mudik Tahun Ini Terbaik Sepanjang Sejarah

0 58

MURIANEWS.com, Semarang – Pemprov Jawa Tengah menilai, pelaksanaan musim mudik dan balil Lebaran tahun ini, terbaik sepanjang sejarah di Jateng. Ini terlihat dari minimnya kemacetan, kecelakaan dan kejadian yang biasa terjadi pada musim mudik sebelumnya.

Data yang dipaparkan Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Kombes Pol Benyamin menyebut, jumlah kecelakaan selama 12 hari Operasi Ketupat 2019 menurun sebanyak 65 persen dari tahun sebelumnya.

Hingga H+3 Lebaran 2019, terjadi 529 kecelakaan. Sementara pada periode yang sama 2018 lalu, terjadi 1.491 kecelakaan lalu lintas. Dari total 529 kecelakaan itu, sebanyak 132 orang meninggal dunia, 97 luka berat dan 1.638 orang mengalami luka ringan.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menilai, kondisi ini tak lepas dari sudah tersambungnya jalan tol dari Jakarta ke Jawa Timur.

“Arus mudik dan balik Lebaran di Jateng pada tahun ini yang terbaik sepanjang sejarah. Ini tidak terlepas dari dukungan infrastruktur jalan tol yang sudah nyambung dari Jakarta sampai Jawa Timur yang sangat membantu kelancaran arus mudik,” kata Ganjar.

Bahkan menurut dia, ada guyonan di kalangan masyarakat terkait lancarnya arus mudik dan balik itu. Guyonan itu sering muncul di media sosial dengan menyebut ”pemerintah zalim karena mudik tak ada kemacetan”.

“Tentu guyonan ini menjadi bukti, bahwa pengelolaan negara jauh lebih baik. Selain tidak terjadi tradisi kemacetan, harga-harga juga stabil,” ujarnya.

Menurutnya, selain dukungan infrastruktur, kesigapan tim juga sangat berperan besar dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Diakuinya, pada arus balik Lebaran tahun ini, arus lalu lintas sedikit tersendat. Hal itu sebenarnya sudah diperhitungkan sejak awal, karena arus balik terjadi secara serentak.

“Maka kemungkinan arah menuju Jakarta agak macet. Namun saya pantau terus, memang terjadi ada atrean di beberapa titik sampai 3-4 kilometer. Tapi alhamdulillah kendaraan masih bisa berjalan pelan dan masih lancar. Secara keseluruhan berjalan lancar dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran mudik tahun ini,” tuturnya.

Yang perlu dievaluasi menurut dia, hanya persoalan rest area di sejumlah jalur yang belum tuntas. Meski sudah ada rest area sementara dan dukungan rest area dari sejumlah kantor dan instansi, namun itu masih belum cukup.

Selain itu, di jalur selatan yang sebenarnya jalannya sudah bagus, juga belum menjadi pilihan utama para pemudik. Karena, pada jalur tersebut belum dilengkapi dengan penerangan jalan, rest area, tempat kuliner serta toilet.

“Itu akan menjadi bahan evaluasi kami, insyaalah tahun ini persoalan-persoalan tersebut dapat diselesaikan sehingga mudik tahun depan semoga lebih baik lagi. Kami akan siapkan panitia mudik lebaran tahun depan lebih awal, agar bisa bekerja optimal,” pungkasnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.