MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tamzil Minta Disdikpora Kudus Maksimal Gelar PPDB 2019 

0 210

MURIANEWS.com, Kudus – Bupati Kudus HM Tamzil meminta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olarhraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus memaksimalkan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di berbagai jenjang di Kota Kretek. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Disdikpora, Senin (10/6/2019) pagi.

“Kami harapkan (PPDB) dilayani dengan baik. Jangan sampai kebingungan,” katanya.

Persiapan matang terkait PPDB 2019 juga diharapkan sudah dilakukan. Dengan begitu, tidak ada kebingungan dari para wali murid terkait sistem penerimaan tahun ini. Apalagi ada beberapa hal yang ditambahkan dan dihapuskan.

“Semua komponen diharapkan bisa saling melengkapi,” lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Joko Susilo menyatakan semua persiapan telah rampung dilaksanakan. Draf zonasi atau penentuan zonasi juga telah ditentukan.

“Terutama pada zonasi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ucapnya.

Sosialisasi sistem penerimaan serta aturan soal PPDB juga telah pihaknya lakukan dengan para guru-guru ataupun panitia PPDB di masing-masing sekolahan. Selanjutnya, aturan tersebut akan disosialisasikan pada wali murid.

“Sudah kami lakukan, semoga tidak ada kebingungan nantinya,” lanjutnya.

Joko menerangkan, verifikasi berkas dan pengajuan akun pada jenjang SMP akan dimulai pada 17 hingga 20 Juni 2019 mendatang. Sedang pengumuman hasil seleksi akan dipubliskan pada tanggal 23 Juni 2019.

“Selambat-lambatnya pukul 23.00 WIB,” terangnya.

Ia menegaskan, jarak antara rumah ke sekolah akan sangat mempengaruhi diterima tidaknya siswa di SMP pilihannya. Sedang nilai raport maupun nilai ujian nasional tidak begitu berpengaruh lagi dalam penerimaan tahun ini.

“Zonasi diberi penekanan lebih,” ucapnya.

Jika ada dua calon peserta yang sama jaraknya, maka akan diprioritaskan yang mendaftar terlebih dahulu. Hal tersebut sesuai Peraturan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 51 Tahun 2018 yang mengatur PPDB melalui zonasi.

“Permen tersebut isinya terkait memprioritaskan jarak tempat tinggal peserta ke sekolah tujuan di zonasi yang ditetapkan,” ucapnya.

Sedang syarat untuk mendaftarkan diri adalah Surat Keterangan Lulus (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sementara. Serta Kartu Keluarga (KK) yang dilegalisir oleh sekolah dan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Peserta didik bisa mendaftarkan diri ke tiga sekolah tujuan. PPDB tingkat SMP dibuka melalui tiga jalur penerimaan, yakni jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.